Kakan Kemenag Aceh Utara Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila
0 menit baca
Aceh Utara I Gebrak24.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, S.Ag., M.Si., mengajak generasi muda untuk aktif menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila tidak boleh sekadar menjadi pajangan teks sejarah, melainkan harus menjadi ideologi yang hidup (living ideology).
Pesan kuat ini disampaikan Fadli saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Kemenag Aceh Utara, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.
"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Pancasila harus hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa," tegas Fadli.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Fadli menilai tema ini sangat relevan, baik untuk menjaga keutuhan internal bangsa maupun dalam menjawab tantangan konflik global saat ini.
Sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia.
"Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat kita adalah instrumen diplomasi yang dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan," lanjutnya.
Di hadapan para peserta upacara, Fadli juga mengingatkan tantangan nyata dari kemajuan ekonomi dan teknologi modern. Ia menekankan bahwa inovasi digital berpotensi menyesatkan jika masyarakat kehilangan arah moral dan komitmen kebangsaan.
Meski demikian, ia menutup arahannya dengan optimisme tinggi. Fadli meyakini Indonesia mampu bertransformasi menjadi bangsa besar yang religius, bersatu, dan kuat di kancah global.
Sebagai informasi, upacara ini dikomandani oleh H. Nazaruddin, S.Sos. Adapun petugas pengerek bendera merah putih diamanahkan kepada Isra Jamila, Nuratun Hadania, dan Nisa, sedangkan pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 dilakukan oleh Ridwan Fajri.
Usai memimpin upacara, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, langsung menghadiri rapat koordinasi (rakor)khusus bersama unsur Muspida untuk membahas maraknya fenomena kawin siri dan poligami.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dayan Albar, di aula kantor bupati setempat melibatkan Kepala Dinas, Camat, hingga seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kabupaten Aceh Utara guna merumuskan solusi konkret dan menyamakan persepsi terkait regulasi pernikahan. (tim/red).

