BREAKING NEWS

Bantu Pemulihan Pascabencana, TA Khalid Kawal Penyerahan Exavator KKP untuk 8 Kabupaten/Kota di Aceh

 


Aceh Utara I Gebrak24.com – Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid, menghadiri sekaligus mengawal langsung penyerahan bantuan alat berat berupa ekskavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Aceh Utara. Bantuan ini dialokasikan untuk delapan kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana alam guna mempercepat pemulihan sektor perikanan.

Delapan wilayah penerima manfaat tersebut meliputi Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Selatan.

Dalam keterangannya, TA Khalid berharap agar delapan unit exavator yang disalurkan dapat langsung dioperasikan secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat.

"Harapan kita, exavator ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membersihkan dampak bencana di sektor perikanan. Baik itu untuk menormalisasi saluran air perikanan, memperbaiki tambak warga, maupun infrastruktur pendukung lainnya," ujar TA Khalid.

Menanggapi anggapan bahwa penyaluran bantuan ini terkesan lambat karena baru terealisasi hampir setahun pascabencana, politisi Gerindra ini memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa kendala utama terletak pada siklus penganggaran negara.

"Sebenarnya tidak lambat. Bencana terjadi di akhir tahun saat anggaran berjalan sudah disahkan. Akibatnya, kementerian terkait harus melakukan refocusing anggaran internal yang prosesnya membutuhkan waktu dan regulasi tersendiri. Keterbatasan itu pasti ada, tetapi yang terpenting adalah wujud kepedulian pemerintah pusat yang membuat kita bisa bertahan dan bangkit dari duka," jelas TA. Khalid kepada awak media, Kamis (6/8/2026) di halaman kantor Bupati Aceh Utara. 

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang bermitra langsung dengan KKP, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, TA Khalid menegaskan komitmennya untuk terus mengawal anggaran pemulihan Aceh.

Ia memaparkan bahwa perjuangan legislatif di pusat telah membuahkan hasil signifikan dengan disetujuinya komitmen anggaran kedaruratan dan pemulihan.

"Alhamdulillah, kami di Komisi IV telah berikhtiar semaksimal mungkin. Saat ini anggaran untuk sektor pertanian telah disetujui sebesar Rp2,5 Triliun dan untuk KKP sebesar Rp1,5 Triliun. Semua sudah aman, dan sekarang fokus kita adalah melakukan proses percepatan realisasi di lapangan," pungkas TA Khalid. (tim/red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image