Perkuat P4GN, BNN Resmi Lantik 10 Pejabat Administrasi dan Penyidik Baru
Jakarta I Gebrak24.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi 10 pejabat baru di lingkungan BNN. Para pejabat yang dilantik terdiri dari posisi Pejabat Administrasi, Penyidik Madya, dan Penyidik Muda.
Upacara pelantikan berlangsung di Ruang Moh. Hatta, Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (29/9). Prosesi ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia Aparatur dan Organisasi (SDMAO) BNN, Deni Dharmapala.
Dalam amanatnya, Karo SDMAO BNN menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar penetapan resmi pada jabatan baru, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan keahlian para pejabat yang telah melalui serangkaian tes dan penilaian. Ia pun mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan berharap dapat menjalankan tugas serta karier dengan baik di BNN.
Ia juga menekankan bahwa tantangan narkotika terus berkembang, termasuk munculnya jenis-jenis baru yang mengancam masyarakat, khususnya generasi bangsa. Menurutnya, BNN memiliki tanggung jawab besar dalam menghadapi permasalahan tersebut melalui pendekatan humanis, perumusan kebijakan, hingga penegakan hukum.
Kepada pejabat administrasi, Ia berpesan agar menjadi pendukung dan inisiator pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di satuan kerja masing-masing. Sementara kepada Penyidik Madya dan Penyidik Muda, Ia meminta agar terus mengikuti perkembangan modus kejahatan narkotika, menguasai teknologi, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan penyidikan hingga menelusuri tindak pidana pencucian uang.
Mengakhiri amanatnya, Karo SDMAO BNN menegaskan tiga nilai utama yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, yaitu soliditas, integritas, dan sinergitas. Ketiga nilai tersebut diharapkan semakin memperkuat jajaran BNN dalam menjalankan tugas dan mendukung pelaksanaan P4GN demi memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
#warondrugsforhumanity

