Aceh Tamiang (Gebrak24) —Bupati Aceh Tamiang akan segera siapkan pendataan kerusakan rumah warga akibat banjir yang terjadi November 2025 lalu. Hal ini juga selaras sesuai arahan Mendagri Tito Karnavian.
Bupati Irjen Pol. Drs. Armia Pahmi, MH akan pastikan proses verifikasi berjalan cepat dan tepat demi bangkitnya masyarakat Aceh Tamiang.
“Saat ini tengah dilakukan verifikasi awal tahap 1. Bagi warga yang belum terdata agar segera melaporkan ke Datok penghulu serta perangkat kampung untuk pendataan tahap selanjutnya,” sebut Bupati Armia.
Mendagri Tito menegaskan, pendataan haruslah akurat dengan spesifikasi rusak ringan atau berat.
“Pendataan By Name By Address. Jika KK dan KTP mereka hilang, lapor ke Datok, karena Datok yang paling tau warganya,” ucap Tito.
Tito mengutarakan, KTP itu di kumpulkan, kita butuh kecepatan. Nantinya diserahkan BNPB, karena BNPB yang akan menganti biaya kerusakan.
“Uangnya sudah disiapkan oleh pemerintah, karena itu data harus cepat dan di SK Bupati, data yang sudah ada langsung diserahkan ke BNPB, Gubernur dan bila ada Satgas yang dibentuk, maka diserahkan ke Satgas oleh Bupati, biar nantinya Satgas yang bekerja,” terang Tito.
Tito menyebutkan, apabila ada warga yang belum mendapatkan bantuan rusak ringan, sedang dan berat, kemudian dilakukan pendataan kembali, dan setelah diverifikasi Camat serta Bupati, kemudian datanya dikirim lagi, kemudian dilakukan pembayaran lagi.
“Hal ini penting sehingga warga terdampak banjir bisa secepatnya kembali rumah dan tidak lagi berada di tenda – tenda pengungsian,” ungkap Mendagri.
Sementara itu, bagi warga yang mengalami kerusakan berat atau rumahnya hilang, Tito menyebutkan mereka bisa tinggal di rumah hunian sementara, atau diberikan uang dana tunggu hunian karena warga memilih tinggal tempat familinya atau menyewa rumah yang mungkin berdekatan dengan tempat kerjanya.
Tito menambahkan, kemungkinan Bupati ada usulan lainnya yaitu, warga yang terdampak cukup berat agar bisa di mendapatkan PKH, itu boleh – boleh saja asalkan ada usulan datanya, nantinya akan diusulkan ke Presiden melalui instansi terkait.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri Tito Karnavian juga meninjau langsung beberapa kantor dinas yang sedang dilakukan pembersih lumpur. Mendagri juga sempat bersanda gurau dengan anak-anak yang berada di tenda pengungsian seputaran kantor Bupati Aceh Tamiang.

