BREAKING NEWS


 


 

Dorong Kerjasama Nasional-Internasional, Universitas Pancasila Sepakati MoU Bersama GPEI & APUDSI

 


Jakarta I Gebrak24.com - Dalam rangka mendukung program kerja sama International dan Nasional  sepakat menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) antara Universitas Pancasila dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dan Asosiasi Pelaku Usaha  Desa Seluruh Indonesia (APUDSI),

"Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lt. 2, Gedung Rektorat Universitas Pancasila, Jakarta," kata Ketua Umum GPEI, Khairul.Mahalli kepada media ini melalui telepon selular seusai acara MoU Kamis (5/3/2026)

Hadir di disitu  antara lain Komisaris ind. Peruri Properti dan Alumni FT Elektro Univ. Pancasila, Ir FI Indra Utama, M.PWK. IPU I)Dewan pengawas tetap YPPUP

Komisaris Ind. PT. WASKITA BETON PRECASI Tbk Ir. Andre Febrinal, M.M.Sekretaris Jenderal PP KAUP (2022-2026) Komisaris Ind. PT Pelindo Solusi Logistik, Ir. Ronaldy Sinurat

Komisaris Ind PP Properti dan Alumni FT Arsitektur Univ. Pancasila Prof. Dr. Devi Roza K, Kausar, Ph.D., CHE.Dekan Fakultas Pariwisata Univ. Pancasila

Maulidan Isbar, S.Par. Ketua UmumAPudsi danAlumni Fakultas Pariwisata U Pancasila, Khairul Mahali Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia yang juga Wakil Ketua Umum FORMAS, Ketua Umum LKN Asta Cita Rempah Nusantara Ketua Umum Asosia Depo Kontainer. Ali Imran Anggota GPEI Div Komite Luar Negeri, AG Sabil Div Bussiness Development GPEI, Pratolo Div ICT GPEI,Fajri Alaydrus, S.Par, KAUP FPar, Dr.Ir. Saroiini Imran, M.Si Dosen Fak. Pariwisata Univ. Pancasila dan Alumni FT Arsitektur Univ. Pancasila

Kemudian, Ir. Cut Empris Nollia Pustek FTUP dan alumni FT Arsitektur Univ. Pancasila Ir. Gita Kumentas Alumni FT Arsiteklur Univ. Pancasila Eilly Riduan Nazir Wakil Ketua GPEI,Direktur Utama PT Erina Bismagoo dan Alumni FT Arsitektur Univ Pancasila Ati Hermawati, S.E., M.M. Dosen FEB IIP dan Alumni FEB Univ. Pancasila.

Khairul Mahalli lebih lanjut menjelaskan Kerja Sama Strategis ini dalam pengembangan ekspor, pemberdayaan desa, dan mobilitas sumber daya manusia global dalam rangka memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam perdagangan global. Universitas Pancasila berperan sebagai payung institusional dalam suatu  kolaborasi strategis yang mengintegrasikan pengembangan ekspor, pemberdayaan ekonomi desa, serta pengembangan sumber daya manusia yang siap bersaing di  tingkat internasional.

"Seperti kita ketahui, kolaborasi ini melibatkan empat lembaga utama, yaitu Pancasila Global Synergy (PGS), Gabungan Perusahaan Ekspor Impor Indonesia (GPEI), Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI), dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS)," ujar Mahalli.

Melalui sinergi ini dibangun suatu ekosistem terpadu yang menghubungkan produsen desa, eksportir nasional, pembeli internasional, serta talenta muda Indonesia dalam satu sistem kerja sama yang berkelanjutan.

Dalam kerangka ini, Universitas Pancasila bertindak sebagai pengarah akademik dan  Institusional yang memastikan bahwa kerja sama ini tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak pada pengembangan pendidikan,  penelitian, serta pemberdayaan masyarakat. Peran Universitas Pancasila sebagai Payung Institusional.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Pancasila memiliki peran strategis dalam: 

  • Menjadi pengarah kebijakan akademik dan mitra institusional utama dalam pengembangan ekosistem perdagangan global.
  • Mengintegrasikan kegiatan kerja sama dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Mengembangkan riset dan kajian kebijakan mengenai perdagangan internasional, pariwisata, serta ekonomi desa.
  • Menyediakan program magang internasional dan pengembangan karier bagi mahasiswa dan lulusan.
  • Mengembangkan pelatihan peningkatan kapasitas bagi UMKM dan pelaku  usaha. desa agar mampu memenuhi standar pasar internasional.
  • Memperkuat posisi universitas sebagai jembatan antara dunia akademik, dunia usaha, dan masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional.(bay)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar