Ribuan Jamaah Shalat Iduladha di Masjid Agung Lhoksukon, Tgk Jamaluddin Ibrahim: Momentum Perkuat Iman dan Zakat
Aceh Utara I Gebrak24.com - Ribuan jamaah mulai memadati kawasan Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon kabupaten Aceh Utara provinsi Aceh, untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah yang turut dihadiri Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil,SE,.MM bersama Wakil Bupati Tarmizi,S.I.kom, di masjid agung Lhoksukon, Rabu (27/05/2026
Selain Bupati dan Wakil Bupati, hadir pula unsur Forkopimda Aceh Utara, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), serta jajaran Muspika Lhoksukon yang berbaur langsung dengan warga.
Kehadiran pucuk pimpinan daerah ini menambah kekhidmatan pelaksanaan hari raya kurban di pusat ibu kota kabupaten tersebut.
Bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan shalat Idul Adha tersebut yaitu Tgk. Jamaluddin Ibrahim yang merupakan dai asal Dewantara. Sedangkan yang bertindak sebagai Imam Shalat Idul Adha, Tgk. Jamaluddin Ismail (Walidi)
Dalam khutbahnya, sang khatib menekankan pentingnya menjaga keimanan, menunaikan kewajiban finansial Islam seperti zakat, serta memperkuat kepedulian sosial melalui ibadah kurban.
Tgk Jamaluddin membagi respons manusia terhadap perintah Allah SWT menjadi tiga golongan. Pertama, orang beriman yang taat. Kedua, orang yang mengaku beriman namun selalu mencari alasan untuk menghindar dari kewajiban. Ketiga, orang-orang kafir yang secara terang-terangan menolak perintah-Nya.
"Kehidupan dunia ini hanyalah sementara. Segala harta, kesehatan, dan nikmat yang kita miliki saat ini merupakan titipan yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak melalui timbangan amal (Mizan) dan jembatan Sirat," ujar Tgk Jamaluddin di hadapan ribuan jemaah.
Beliau juga menguraikan makna doa yang sering dipanjatkan umat Muslim, yaitu permohonan kebaikan di dunia dan akhirat serta perlindungan dari siksa api neraka. Menurutnya, doa ini mencerminkan visi hidup orang beriman yang tidak hanya mengejar materi duniawi, tetapi juga mempersiapkan bekal untuk kehidupan abadi di surga.
"Orang yang beriman yakin akan adanya hari pembalasan. Oleh karena itu, mereka tidak akan ragu membagikan sebagian rezekinya untuk membantu sesama, baik melalui zakat maupun sedekah," tambahnya.
Dalam konteks ibadah kurban, Tgk Jamaluddin mengajak jemaah untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Beliau mengisahkan bagaimana dialog penuh ketaatan terjadi antara ayah dan anak tersebut saat menerima perintah dari Allah SWT. Keteguhan iman inilah yang menyelamatkan mereka dari godaan iblis yang terus berusaha memecah belah keluarga dan memicu kemaksiatan.
"Ibadah kurban mengajarkan kita untuk mengikis sifat kikir dan egois. Hewan kurban yang disembelih hari ini harus menjadi jembatan sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu," jelasnya.
Di akhir khutbahnya, Tgk Jamaluddin mengingatkan bahwa esensi Hari Raya Iduladha adalah berbagi kebahagiaan. Bantuan pangan berupa daging kurban diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat miskin, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-sesama Muslim di Aceh Utara.
Dalam momentum ini, Bupati Aceh Utara, Ismail A.Jalil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat tali silaturahmi dan menjaga kekompakan demi kemajuan Aceh Utara. Pelaksanaan salat Idul Adha berjalan dengan khusyuk, aman, dan tertib hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. (tim/red)

