Muhammad Ilham dan Muhammad Dzuhdi Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari, Ini Ciri-cirinya
Aceh Utara I Gebrak24.com – Dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang misterius. Keduanya hilang setelah pamit pergi ke kawasan wisata Air Terjun Tujuh Bidadari, Kecamatan Geureudong Pasee, Sabtu (20/6/2026)
Kasus hilangnya kedua remaja ini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian. Laporan pengaduan orang hilang diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lhokseumawe dengan Nomor: LPIOH/11/VI/2026/SPKT/Polres Lhokseumawe/Polda Aceh.
Berdasarkan data kepolisian, laporan tersebut dibuat oleh seorang warga bernama Finaliza (32).
Dua remaja yang sedang dicari tersebut adalah Muhammad Ilham (16), status pelajar, warga Desa Meunasah Rayeuk LB, Muhammad Dzuhdi (19), status pelajar, warga Desa Meunasah Rayeuk LB.
Peristiwa bermula pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, Muhammad Ilham meminta izin kepada keluarganya untuk pergi berwisata ke Air Terjun Tujuh Bidadari bersama temannya, Muhammad Dzuhdi.
Namun hingga saat ini, keduanya belum juga kembali ke rumah. Pihak keluarga sama sekali tidak bisa menghubungi mereka karena tidak ada kabar.
Keluarga korban sudah berupaya melakukan pencarian langsung ke lokasi wisata. Hasilnya, mereka hanya menemukan sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam dengan nomor polisi BL 5654 DAS milik korban yang masih terparkir di kawasan Air Terjun Tujuh Bidadari. Namun, keberadaan kedua remaja tersebut masih nihil.
Bagi masyarakat yang melihat atau berpapasan, berikut adalah ciri-ciri fisik kedua remaja yang hilang, yakni Muhammad Ilham Tinggi badan: ± 160 cm, Berat badan: 50 kg, Warna kulit: Sawo matang. Kemudian, Muhammad Dzuhdi, Tinggi badan: ± 155 cm, Berat badan: 50 kg, Warna kulit: Sawo matang.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat dan instansi terkait.
Masyarakat yang memiliki informasi valid mengenai keberadaan Ilham dan Dzuhdi diimbau untuk segera menghubungi pihak keluarga atau melaporkannya ke kantor polisi terdekat.
