Meureudu I Gebrak24.com - Bupati Pidie Jaya (Pijay) H.Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, yang didampingi oleh Ketua TPPKK Kabupaten Pidie Jaya Ny. Asmawati Sibral, Kepala Inspektur Jamian, S.pd dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Pidie Jaya M. Riza Andika, Sos, M.Si menyambut kunjungan kemanusiaan dari Gubernur Kelantan Malaysia Dato' H. Mohd. Nassuruddin bin haji daud, Le beserta rombongan, yang difasilitasi oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Aceh, di Posko Bencana Banjir dan longsor Pidie jaya, Sabtu , 17 Januari 2026.
Bupati juga meninjau kondisi masyarakat pascabencana, sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi simbol nyata solidaritas dan persaudaraan lintas negara dalam membantu masyarakat Aceh yang sedang tertimpa musibah di Dayah Miftahul Ulum Desa Genteng dan Dayah Ummul Ayman Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya yang merupakan lokasi terdampak banjir bandang yang sangat parah di wilayahnya selain Di Menasah Raya dan beberapa lokasi lainnya.
Bupati Sibral juga mengapresiasi nyampaikan rasa syukur atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan yang disalurkan sangat membantu meringankan beban warga, baik dari sisi kebutuhan dasar maupun pemulihan kehidupan sosial masyarakat.
“Alhamdulillah, kunjungan dan bantuan ini memberi semangat bagi kami untuk bangkit kembali. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga dukungan moral yang sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Bupati Sibral Malasyi juga berharap pemulihan kehidupan masyarakat dapat berjalan lebih cepat, serta tercipta sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan berbagai pihak baik swasta maupun dari pemerintah dalam penanganan bencana ke depan.
Selain bantuan logistik, kegiatan ini juga mencakup dukungan penyediaan sarana air bersih melalui sumur bor dan pompa air, yang dinilai sangat bermanfaat karena kualitas airnya baik, layak, dan aman untuk dikonsumsi, sehingga membantu menjaga kesehatan masyarakat di tengah proses pemulihan pascabencana.
Saat ini, warga dengan kategori rumah terdampak ringan dilaporkan telah kembali menempati rumah masing-masing. Sementara itu, warga dengan kerusakan sedang masih mengungsi sementara di rumah keluarga, kerabat, serta meunasah dan surau di sekitar perkampungan.
Sementara, Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Aceh, TGK. H. Fakhruddin Lahmuddin, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan muhibbah ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antara Aceh dan Malaysia.(din/li)



