Kabar Gembira! Ayah Wa Salurkan 1.109 Sapi Meugang Bantuan Presiden untuk Seluruh Gampong di Aceh Utara
Aceh Utara I Gebrak24.com – Senyum bahagia terpancar dari masyarakat Aceh Utara menjelang Ramadan tahun ini. Penjabat Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, MM (Ayah Wa), secara simbolis mulai menyerahkan bantuan 1.109 ekor sapi meugang yang tersebar untuk 852 gampong di 27 kecamatan, Rabu (28/2/2026).
Bantuan senilai Rp19,55 miliar yang bersumber dari Presiden Prabowo Subianto ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana banjir
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menjelaskan bahwa proses penyaluran dana dilakukan secara transparan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) Kementerian Dalam Negeri. Dana ditransfer langsung dari kas daerah ke rekening Kelompok Masyarakat (Pokmas) di setiap desa.
"Setelah persiapan teknis tuntas, Pokmas yang bertanggung jawab membeli sapi dan menyalurkannya kepada warga di wilayah masing-masing," terang Muntasir.
Menariknya, Pemkab Aceh Utara melakukan penyesuaian strategi agar bantuan ini merata. Awalnya, dengan asumsi harga Rp50 juta per ekor, hanya 391 gampong yang bisa terakomodasi. Namun, mengingat ada 852 gampong yang terdampak banjir (696 kategori parah dan 156 kategori ringan), skema tersebut diubah.
Bupati bersama Forkopimda memutuskan pengadaan sapi dengan spesifikasi harga sekitar Rp17 juta per ekor (setelah pajak) dengan bobot hidup minimal 300 kg.
"Melalui skema ini, jumlah sapi yang bisa dibeli meningkat drastis menjadi 1.109 ekor. Dampaknya, setiap gampong dipastikan mendapat minimal satu ekor sapi," tambah Muntasir.
Untuk desa dengan tingkat kerusakan banjir yang parah atau memiliki jumlah Kepala Keluarga (KK) yang besar, Pemkab memberikan alokasi tambahan hingga total dua ekor per desa agar distribusi daging meugang lebih proporsional.
Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban petani, nelayan, hingga pelaku UMKM yang sempat kehilangan mata pencaharian akibat banjir.
"Bupati sangat mengapresiasi perhatian Bapak Presiden Prabowo. Berkat dukungan ini, tradisi meugang tetap bisa dirayakan dengan khidmat di tengah masa pemulihan. Ini adalah suntikan semangat bagi kita semua untuk bangkit," pungkas Muntasir. ***
