Mubes HAMAS di Tapaktuan Tuntas, Fatan Sabilulhaq Resmi Nahkodai Mahasiswa Aceh Selatan
Tapaktuan I Gebrak24.com - Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (MUBES-HAMAS) yang digelar pada Minggu (15/02/2026) resmi menetapkan Fatan Sabilulhaq sebagai Ketua Umum terpilih. Fatan terpilih secara aklamasi dalam forum tertinggi organisasi tersebut yang berlangsung di Tapaktuan, Aceh Selatan.
Mubes HAMAS merupakan wadah pengambilan keputusan strategis, evaluasi kepengurusan, sekaligus momentum regenerasi kepemimpinan untuk periode mendatang.
Dalam pelaksanaannya, jalannya Mubes dipimpin langsung oleh Pimpinan Sidang Tetap. Hal ini sekaligus mempertegas pembagian wewenang dalam organisasi agar proses demokrasi berjalan sesuai aturan.
Ketua Pimpinan Sidang Tetap, Fajrol Ali, menegaskan bahwa seluruh proses persidangan dijalankan berdasarkan tata tertib dan mekanisme organisasi yang telah disepakati. Menurutnya, independensi pimpinan sidang adalah kunci utama untuk menjaga forum tetap kondusif dan demokratis.
"Seluruh proses harus sesuai mekanisme. Independensi pimpinan sidang sangat penting agar keputusan yang dihasilkan sah dan memiliki legitimasi kuat secara organisatoris," ujar Fajrol Ali dalam keterangannya.
Pihak penyelenggara juga mengklarifikasi batasan wewenang antara panitia pelaksana dan pimpinan sidang. Jika pimpinan sidang memegang kendali penuh atas substansi dan keberlangsungan forum, maka Ketua Panitia fokus pada dukungan teknis.
Ketua Panitia bertanggung jawab sepenuhnya pada aspek administratif dan operasional, mulai dari persiapan tempat, perlengkapan, hingga konsumsi, namun tidak memiliki kewenangan dalam menentukan arah kebijakan atau keberlangsungan hasil Mubes.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan pemahaman publik dan kader organisasi, sekaligus memastikan bahwa terpilihnya Fatan Sabilulhaq telah melalui prosedur yang sesuai dengan prinsip musyawarah mufakat.
Dengan nakhoda baru ini, HAMAS diharapkan mampu terus menjadi wadah aspirasi dan perjuangan bagi mahasiswa asal Aceh Selatan ke depannya. (rls/red)
