Volume Sampah Selama Ramadan Melonjak, Dinas Kebersihan Kewalahan Akibat Armada Berkurang
0 menit baca
Aceh Utara I Gebrak24.com - Tren konsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadhan berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah harian. Namun, lonjakan ini tidak dibarengi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai akibat berkurangnya jumlah armada pengangkut sampah yang beroperasi.
Plt. Kepala DLHK Kabupaten Aceh Utara, Saiful Fata mengatakan volume sampah di bulan Ramadhan ini meningkat sekitar 3 kali lipat dibandingkan hari biasanya.
"Hingga hari ke-5 Ramadhan, peningkatan memang signifikan, terutama didominasi sampah organik seperti batok kelapa dan ampas tebu. Kondisi ini diperparah dengan berkurangnya armada yang laik jalan," ujar Saiful, Senin (23/02/2026).
Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan berkurangnya jumlah truk pengangkut sampah yang laik jalan. Akibat ketidakseimbangan antara volume sampah dan jumlah armada, pengangkutan mulai terjadi di sejumlah titik pemukiman dan pusat keramaian.
“Potensi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) kini menjadi ancaman serius bagi kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” ujarnya.
Untuk itu, Ia mengimbau masyarakat untuk memisahkan sampah organik dan anorganik di TPS untuk mempermudah proses pengelolaan. Dan tidak membuangnya sembarangan tempat. Padahal, pemilahan sejak awal dinilai menjadi kunci untuk mengurangi beban di tempat pembuangan akhir (TPA).
“Kalau sejak awal sudah dipisah, proses pengelolaan berikutnya akan jauh lebih mudah dan nilai ekonominya juga bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Ia berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat. Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar solusi yang dibangun dapat berjalan berkelanjutan.
“Harapannya, dari langkah kecil seperti ini, masyarakat semakin sadar bahwa memilah sampah itu sederhana, tapi dampaknya besar bagi lingkungan,” pungkasnya. (tim/red)

