Opini: Melawan "Gharbzadegi": Revitalisasi Ekonomi Komunitas Sebagai Solusi Menambal Tameng Pancasila yang Koyak
0 menit baca
![]() |
| Martin Sembiring |
MEDAN I Gebrak24.com - Pada Rabu, 25 Maret 2026 – Krisis identitas dan ketergantungan ekonomi yang melanda bangsa di era liberalisasi saat ini memerlukan penanganan ideologis yang radikal dan berbasis akar rumput. Dalam sebuah diskusi mendalam yang dilakukan secara daring hari ini, praktisi ekonomi komunitas Barata Sembiring Brahmana bersama Martin Sembiring membedah urgensi penguatan kedaulatan bangsa melalui kacamata sejarah dan praktik ekonomi lokal.
Pelajaran Pahit dari Iran: Fenomena Gharbzadegi
Barata Sembiring Brahmana membuka diskusi dengan menyoroti konsep Gharbzadegi atau "kecanduan Barat" yang melumpuhkan Iran pada era 1960-an. Istilah yang dipopulerkan oleh Ahmad Fardid ini menggambarkan kondisi di mana modernisasi yang diadopsi secara mentah justru membawa sekularisme, materialisme, dan alienasi budaya.
Metafora KELABOBAR: Jalan Menuju Kedaulatan Ekonomi
Martin Sembiring mengungkapkan metafora KELABOBAR (Kedelai, Labu, Ambon/Pisang, dan Baris/Seledri-Ketumbar) sebagai strategi konkret menuju kedaulatan ekonomi sejati. Metafora ini bukan sekadar urusan agrikultur, melainkan simbol perlawanan terhadap ketergantungan sistemik:
- Kedaulatan Pangan: Penggunaan bahan lokal seperti kedelai, labu, dan pisang bertujuan memutus rantai ketergantungan pada komoditas luar.
- Kemandirian Kesehatan: Pemanfaatan herbal lokal seperti seledri dan ketumbar merupakan manifestasi kedaulatan atas kesehatan masyarakat yang mandiri.
- Ekonomi Marhaenisme: KELABOBAR menjadi instrumen ekonomi kerakyatan di mana masyarakat di tingkat akar rumput menguasai alat produksinya sendiri.
Barata menegaskan bahwa di era Reformasi, Pancasila sebagai filter atau "tameng" budaya seringkali diabaikan demi pertumbuhan ekonomi yang semu, sehingga tameng tersebut kini terasa makin koyak. "Kita seperti orang yang kehilangan rumah sendiri jika terus mengekor pada nilai luar tanpa filter yang kuat," tegas Barata.
Revitalisasi ekonomi berbasis komunitas melalui konsep KELABOBAR diharapkan menjadi perekat untuk menambal tameng Pancasila, memastikan Indonesia tetap modern tanpa kehilangan jati dirinya yang asli.
Kontak Media:
Sekretariat Kedaulatan Ekonomi Komunitas Medan, Sumatera Utara
Email: info@pakjaras.id
Tentang Barata Sembiring Brahmana:
Barata Sembiring Brahmana adalah seorang purnabakti aktif dan praktisi ekonomi komunitas yang berfokus pada penguatan kedaulatan ekonomi melalui herbalisme dan pertanian lokal. 😊


