Segar dan Murah! Air Tebu dan Jeruk Peras Jadi Primadona Buka Puasa di Bireuen
0 menit baca
BIREUEN I Gebrak24.com – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, geliat berburu takjil di Kota Bireuen semakin terasa. Dari sekian banyak pilihan, air tebu dan jeruk peras muncul sebagai minuman paling favorit yang diburu warga untuk melepas dahaga saat berbuka puasa.
Pantauan di lapangan pada Senin (02/03) sore, pusat jajanan di Kota Bireuen mulai dipadati pedagang sejak pukul 16.00 WIB. Hanya dalam hitungan jam, lapak-lapak minuman segar ini langsung diserbu pembeli.
"Penjualan air tebu dan jeruk peras sangat laris. Kami menjualnya dengan harga terjangkau, hanya Rp 5.000 per bungkus plastik," ujar Fahmi, salah satu penjual air tebu di kawasan pusat kota.
Kondisi cuaca yang cukup terik dalam beberapa hari terakhir disinyalir menjadi alasan utama warga lebih memilih minuman segar alami. Tak hanya minuman, nasi bungkus ekonomis seharga Rp 10.000 juga menjadi incaran warga yang ingin praktis menyiapkan menu berbuka.
Fenomena pedagang musiman ini membawa berkah tersendiri, baik bagi pedagang kecil maupun ibu rumah tangga yang ingin mencari penghasilan tambahan. Keuntungan yang didapat pun tergolong menjanjikan.
"Alhamdulillah, jualan habis terus. Harapannya rezeki dari dagangan Ramadhan ini cukup untuk persiapan menyambut Lebaran dan membeli baju baru untuk keluarga. Insya Allah terpenuhi," ungkap seorang ibu rumah tangga yang turut berjualan takjil.
Ramadhan tahun ini memang membawa angin segar bagi UMKM di Bireuen. Meski berjualan di pinggir jalan, antusiasme masyarakat tetap tinggi, menjadikan pusat kota sebagai destinasi utama berburu takjil yang murah meriah. (tim/red)



