BREAKING NEWS


 

DPD KAI Aceh Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Berantas Premanisme yang Resahkan Masyarakat

 

H.Sopian Adami,SH

Jakarta I Gebrak24.com -Pengurus Dewan Pimpinan (DPD) Kongres Advokat Indonesia  (KAI) Aceh meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan memberantas premanisme yang meresahkan masyarakat dan main hakim sendiri.

"Kita berharap  Presiden Prabowo Subianto memberantas premanisme yang meresahkan dan main hakim sendiri karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat," kata salah seorang pengurus DPD KAI Aceh, H Sopian Adami,SH di Jakarta, Rabu 1/4/2026.

Putra kelahiran Aceh yang juga pengacara kondang ini melontarkan hal itu terkait pengoroyokan terhadap seorang warga Aceh  yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya Jakarta.

Seperti diketahui, sebut Sopian Adami Indonesia negara hukum, justru itu seharusnya perlakuan main hakim sendiri oleh siapapun tidak boleh terjadi. Apalagi kasus pengroyokan terhadap seorang warga terjadi di lingkungan  Polda Metro Jaya.

"Sebagai salah seorang Pengurus KAI Aceh sangat menyesalkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan sekelompok orang tanpa mengindahkan hak asasi seseorang," ujar Sopian Adami dengan nada kesal.

Untuk itu KAI Aceh meminta Bapak Presiden Prabowo Subianto turun tangan untuk memberantas premanisme  yang main hakim sendiri demi ketenteraman dan kenyamanan kehidupan masyarakat 

Sopian juga meminta kepada Polda Metro Jaya untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pengoroyokan  yang main hakim sendiri sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang warga Kota Langsa Aceh Timur yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya. 

Kecaman itu disampaikan Mualem usai menjenguk langsung korban di kediaman pribadi di kawasan Jakarta Selatan. Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pengeroyokan warga Aceh itu terjadi pada Rabu (26/3/2026) di lingkungan Polda Metro Jaya. Korban FA, warga asal Langsa, Aceh Timur saat itu tengah menghadiri agenda konfrontasi bersama kuasa hukumnya.

 Seperti dilansir thejurnal.id akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala dan tubuh, hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit kawasan Jakarta Selatan. Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. ***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar