BREAKING NEWS

MAA Kota Lhokseumawe Pimpin Upacara Adat Walimatul Khitan Putra Walikota.

 


Lhokseumawe I Gebrak24.com - Upacara Walimatul Khitan dengan Po Teumpat dan Po Hajat DR. Sayuti Abubakar/Ibu Yulinda terhadap putranya Aqeel Fayyadh Abubakar dan Nufail Zahidh Abubakar  berlangsung di Meuligo Walikota Lhokseumawe, Sabtu 20/6/2026.

Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe bersama Sekretariat mendapat kepercayaan penuh sebagai pelaksana upacara Adat yang berlangsung sehari penuh itu.

 Mengusung konsep bersumber akar Budaya Samudera Pasai MAA merekayasa acara khas yang dimulai dengan Seumanoe Adat terhadap ke dua Pang Ulee Cut. 

Kegiatan ini diiringi syair Troen Tampungano. Acara mandi adat ini dilakukan langsung Ayah dan bunda Pang Ulee Cut dengan berbusana khas Aceh Kota Lhokseumawe.

 Prosesi mandi adat berlangsung simbolik, tidak sampai membasahi dominan Anggota tubuh, hanya mammbasuh kaki dan tangan oleh umi atau ibu dan membasuh muka serta mengelap bersih oleh Ayah atau Abi.

Selesai mandi dan berpakaian lengkap kembali selayak Kulah kama, kedua putra diiring ke pentas utama.  Di sana disiapkan pelaminan, dengan iringan syair salawat safar dan musik khas gabungan Rapaie dan Seureunee Kalee serta Canang Ceureukeh. 

Sedankan salawat badar dilantunkan Qari Islamic Center Tgk Fajri bersama Tgk Ahmad Subhan Umum Syiek Mesjid Polres yang juga Pengurus Pleno MAA.

Di atas pelaminan keduanya di Peusijuk secara adat setempat oleh Imum Syiek Islamic Center Tgk.H Asnawi Abdullah MA, dan Tgk. Adnan Yahya, M.Kom.I, Ketua Bidang Adat Istiadat MAA, serta  seorang mewakili keluarga besar. 

Disamping kiri dan kanan pelaminan juga duduk kedua orangtua yang tidak lain Walikota Lhokseumawe dan Ibu.

Acara Peusijuek diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al  Al Qur'an dan sari tilawah dalam bahasa Aceh. Kata  sambutan  tunggal adalah Tokoh Adat  Ketua MAA Saifuddin Saleh , SH.

Dalam sambutan itu berupa syair nasehat kepada Pang Ulee Cut antara lain, " Beujeut gata  Keumala Nanggroe beu ek peusaho dum Aneuk bangsa, beujeut gata Aneuk meutuwah geupeusiblah dari segala bala, beujeut gata nyak panyot tanglong Nyang peutrang Gampong watee gulita".

Peusijuek diakhiri Pembacaan doa  Oleh DR Tgk. Zulfajri, Pengurus MAA Bidang Hukum Adat. Iringan salawat Badar dilantunkan selama prosesi Peusijuek.(tiar/rel)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image