Peringati Hari Lahir Pancasila 2026 di Aceh Utara, Sekda Dayan Albar: Jangan Cuma Jadi Hiasan Dinding!
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Sekda Dayan Albar bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Ia membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.
Tahun ini, peringatan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Menurut Dayan, tema ini menjadi penegasan bahwa Pancasila tidak hanya menjaga keutuhan internal Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas konflik global.
"Nilai musyawarah dan mufakat merupakan instrumen diplomasi penting. Pancasila adalah fondasi kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif untuk menjembatani perbedaan di dunia," ujar Dayan Albar
Dayan juga mengingatkan tantangan besar di era modern. Ia menyoroti bagaimana kemajuan ekonomi dan teknologi bisa menyesatkan jika kehilangan arah moral.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk mempraktikkan Pancasila secara nyata.
"Jadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup. Nilai luhur ini tidak boleh hanya menjadi hiasan dinding kantor atau teks di buku sejarah," tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Sekda Dayan Albar mengajak masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan. Momen 1 Juni ini harus menjadi pembuktian kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara besar yang konsisten menjaga nilai-mana kemanusiaan.
"Mari kita tunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan perdamaian," pungkasnya. (tim/red).


