BREAKING NEWS


 

Ratusan Warga Gelanggang Baro Seruduk Kantor Camat Lapang, Tuntut Pencairan Dana Desa dan Santunan Anak Yatim

 



LAPANG I Gebrak24.com – Ratusan warga Desa Gelanggang Baro, Kecamatan Lapang, menggelar aksi unjuk rasa di kantor camat setempat, Selasa (02/06/2026). Aksi massa ini dipicu oleh belum cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) 2026 yang berdampak langsung pada mandeknya sejumlah program sosial di desa

Mandeknya anggaran tersebut berdampak langsung pada lumpuhnya sejumlah program sosial di desa. Salah satu yang paling krusial adalah tertahannya dana bantuan untuk anak yatim.

Koordinator aksi, Daiyazah, menyatakan bahwa keterlambatan pencairan anggaran ini telah merugikan masyarakat luas. Menurutnya, dana yang tertahan mencakup berbagai pos anggaran penting bagi warga.

"Kami meminta kejelasan dari pihak kecamatan mengapa dana ADD desa kami belum juga turun. Ini sangat berdampak pada kehidupan sosial kami, terutama bantuan untuk anak yatim yang sangat dinantikan," ujar Daiyazah di lokasi aksi.

Selain santunan anak yatim, anggaran yang belum cair tersebut juga dialokasikan untuk insentif majelis taklim serta biaya operasional perangkat desa.

Ia juga mendesak kepala daerah untuk segera bertindak. Mereka meminta kebijakan langsung dari pimpinan tertinggi kabupaten agar masalah ini cepat selesai

"Kami mendesak Bupati untuk segera mengambil alih penyelesaian masalah. Bupati harus segera turun tangan," tegas perwakilan warga tersebut.

Secara terpisah Camat Lapang, Muzakir,SE, meminta Pemerintah Desa Gelanggang Baro segera merampungkan seluruh dokumen administrasi desa tepat waktu. Desakan ini ditujukan kepada Keuchik (Kepala Desa) dan Tuha Peut (Badan Permusyawaratan Desa) Gelanggang Baro terkait dokumen krusial desa. Dokumen tersebut meliputi Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Realisasi Anggaran Tahun 2025.

Muzakir menegaskan, penyelesaian administrasi ini sangat penting demi menjaga transparansi tata kelola keuangan desa. Keterlambatan laporan dinilai dapat menghambat proses pencairan dan program pembangunan gampong pada tahap berikutnya.

"Kami minta Keuchik dan Tuha Peut Gelanggang Baro bersinergi menyelesaikan RKPG dan LPJ anggaran 2025 ini secepatnya," ujar Muzakir.

Pihak Kecamatan Lapang juga menyatakan siap memberikan pendampingan teknis jika jajaran aparatur desa menemui kendala. Langkah ini diambil agar seluruh pelaporan administrasi sesuai dengan regulasi yang berlaku. (tim).



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar