BREAKING NEWS

SMPN 1 Matangkuli Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Tekankan Pentingnya Hak dan Perlindungan Anak


Aceh Utara I Gebrak24.com – Keluarga Besar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Matangkuli sukses menggelar upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di halaman sekolah setempat pada Kamis (23/7/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Apel dipimpin oleh Kepala SMPN 1 Matangkuli, Muhammad Ali, S.Pd., berkesempatan membacakan langsung sambutan tertulis dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi

Dalam sambutan menteri yang dibacakannya, Muhammad Ali menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak di Indonesia, khususnya para siswa. Peringatan HAN tahun ini diharapkan menjadi momen refleksi bersama mengenai urgensi pemenuhan hak-hak dasar serta pemberian perlindungan khusus bagi anak-anak di seluruh pelosok tanah air.

"Sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984, pemerintah pusat, daerah, perwakilan luar negeri, hingga seluruh lapisan masyarakat diamanatkan untuk bersama-sama mengampanyekan pemenuhan hak anak. Mulai dari hak hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hingga hak berpartisipasi secara wajar sesuai harkat martabat kemanusiaan," ujar Muhammad Ali saat membacakan amanat Menteri PPPA.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 ini mengusung tema utama "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan." Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan sebuah penegasan komitmen bahwa anak adalah pribadi berharga yang harus didengar pendapatnya, serta diposisikan sebagai subjek penting dalam pembangunan bangsa.

Lebih lanjut, poin penting yang ditekankan dalam sambutan tersebut adalah kewajiban seluruh elemen bangsa untuk melindungi anak dari segala bentuk ancaman nyata. Pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat wajib memastikan setiap anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, pernikahan usia dini, hingga aksi perundungan (bullying) baik yang terjadi di dunia nyata maupun di ruang digital. [7]

Melalui kegiatan ini, SMPN 1 Matangkuli berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi demi mendukung tumbuh kembang siswa yang optimal. (tim/red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image