Hebat! Kepala SMPN 1 Syamtalira Aron Serahkan Dua Karya Buku ke Dispusip Aceh Utara, Raih Beragam Penghargaan Literasi
Aceh Utara I Gebrak24.com — Kepala SMP Negeri 1 Syamtalira Aron, Jasmani, S.Pd., M.S.M., menyerahkan dua karya buku sekaligus kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Aceh Utara. Penyerahan dilakukan pada acara Bedah Buku dan Pelantikan Pengurus Asosiasi Guru Motivator Literasi Indonesia (AGuMLI) Kabupaten Aceh Utara di Aula Dispusip Aceh Utara, Senin (31/8/2026).
Buku yang diserahkan berjudul "Karmina ASEAN" (Antologi Pantun, 2024) dan "Puisi Etnik Nusantara ASEAN" (Antologi Puisi, 2025). Penyerahan karya literasi ini diterima langsung oleh Kepala Dispusip Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, di kantor dinas setempat.
Buku Karmina ASEAN diluncurkan pada Festival Literasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada 21–22 Desember 2024. Sejak tahun 2024, Jasmani aktif mengajak kepala sekolah, guru, dan siswa — khususnya di SMPN 1 Syamtalira Aron serta seluruh sekolah di Aceh Utara — untuk berkarya. Bersama 12 guru dan 6 siswa, beliau turut serta dalam festival literasi di TMII Jakarta.
Sementara itu, buku Puisi Etnik Nusantara ASEAN diluncurkan pada tahun 2025 di Kantor Gubernur Jambi. Kedua karya ini diserahkan agar dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh pembaca untuk terus berkarya.
Kiprah Jasmani beserta siswa-siswi dari SMPN 1 Syamtalira Aron, Aceh Utara, sukses memborong berbagai penghargaan bergengsi dalam ajang literasi tingkat ASEAN (2024–2025).
Dalam ajang tersebut, Jasmani bersama civitas akademika SMPN 1 Syamtalira Aron berhasil dinobatkan sebagai Penggerak Literasi se-ASEAN untuk kategori Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa Aceh Utara. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghidupkan budaya membaca dan menulis di kalangan generasi muda.
Tidak hanya itu, prestasi individu yang luar biasa juga ditorehkan oleh salah satu siswi terbaik mereka, Qaila. Ia sukses mengamankan posisi Juara 2 Puisi Etnik se-ASEAN lewat karya monumental yang bertajuk "Tanah Rencong Negeri Berdarah". Puisi ini dinilai mampu membawa emosi dan identitas kultural Aceh ke panggung internasional.
Melengkapi kebahagiaan tersebut, SMPN 1 Syamtalira Aron juga didapuk sebagai peraih anugerah Peserta Terbanyak ke-2 se-ASEAN. Tercatat sebanyak 30 siswa dari sekolah ini dinyatakan lolos kurasi karya dan berhak tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
Pencapaian luar biasa ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi sekolah-sekolah lain di Aceh, khususnya di Aceh Utara, untuk terus mengukir prestasi dan membawa nama harum Indonesia di kancah internasional melalui jalur literasi.
"Jika ingin mengenal dunia, membacalah. Jika ingin dikenal dunia, menulislah. Jika engkau tidak bisa memetik bintang dengan tanganmu, petiklah bintang dengan puisimu." — Jasmani, S.Pd.
Kepala SMPN 1 Syamtalira Aron berharap buku yang diserahkan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya bagi perkembangan dunia pendidikan dan literasi di Aceh Utara. "Kedepan semakin banyak penulis muda yang lahir dan terinspirasi menuju generasi emas literasi Aceh Utara," pungkasnya.
Secara terpisah, Kepala Dispusip Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan oleh Kepala SMPN 1 Syamtalira Aron.
"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi dedikasi Ibu Jasmani. Kehadiran dua buku ini akan menjadi tambahan referensi yang sangat berharga bagi perpustakaan daerah, sekaligus menjadi pemantik semangat literasi bagi sekolah-sekolah lain di Aceh Utara," ujar Teuku Cut Ibrahim. (tim/red).


