BREAKING NEWS

 


Musda XI Golkar Aceh Utara: Isa Terpilih Aklamasi, As'adi Terima Hasil Demi Kesatuan dan Target 6 Kursi Berikutnya

 



Aceh Utara I Gebrak24.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Aceh Utara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Mitra Hotel Lhoksukon, Sabtu (22/8/2026). Ajang lima tahunan ini merupakan amanat organisasi sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak). Acara ini menjadi momentum penting untuk menjaring kader berbakat serta menyatukan visi agar partai semakin kokoh, kompak, dan terhindar dari perpecahan.

“Momentum ini adalah ajang mencari kader terbaik di Aceh Utara supaya Golkar semakin kompak ke depan,” ujar mantan Ketua Golkar Aceh Utara periode 2024-2025, As’adi.

Golkar sempat kehilangan kursi pimpinan DPRK selama dua dekade. Namun, pada Pemilu 2024, mereka berhasil mengambil kembali posisi tersebut. Golkar sukses menambah masing-masing 1 kursi untuk DPR RI dan DPRK, serta mempertahankan kursi di DPRA.

“Sebenarnya bukan merebut kembali, melainkan mengambil kembali apa yang pernah menjadi milik kita. Dulu di masa awal reformasi kita minimal bisa meraih 8 kursi,” tegas As’adi.

Ia lalu menetapkan target ambisius untuk pemilu berikutnya, yaitu minimal memperoleh 6 kursi dari 6 daerah pemilihan (dapil) yang ada. Artinya, partai menargetkan satu kursi untuk setiap Dapil Aceh Utara.

Isa Terpilih Aklamasi, As’adi Terima Secara Ksatria Demi Partai

Musda resmi melahirkan kepemimpinan baru. T. Muhammad Isa Aziz terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Golkar Aceh Utara. As’adi secara terbuka dan penuh jiwa ksatria menyatakan menerima hasil tersebut dengan lapang dada demi keutuhan dan kemajuan partai.

“Hasil Musda menunjukkan Isa terpilih secara aklamasi. Saya menerima ini dengan penuh kesadaran dan menempatkan persatuan di atas segalanya,” ujar As’adi.

Forum tersebut berjalan penuh kedewasaan politik dan menandai momen bersejarah bagi partai berlambang pohon beringin tersebut. Di bawah kepemimpinan baru, Golkar Aceh Utara kini memiliki modal kuat setelah sukses mengakhiri kekosongan kursi pimpinan DPRK selama 20 tahun.

Langkah berikutnya bagi kepengurusan baru adalah segera menyusun formasi pengurus lengkap, memperkuat mesin partai, serta bersiap mengawal aspirasi masyarakat Aceh Utara di masa depan. (tim/red). 




Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image