Resmi Ditutup, Bunda Literasi Festival Literasi Aceh Utara 2026 Apresiasi Suksesnya Festival Literasi Aceh Utara 2026
0 menit baca
Aceh Utara I Gebrak24.com – Festival Literasi Kabupaten Aceh Utara 2026 resmi berakhir pada Jumat (21/8/2026). Acara penutupan yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Aceh Utara ini dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Aceh Utara, Ny. Junidar Tarmizi, yang memberikan pujian tinggi atas kesuksesan acara tersebut.
Acara tersebut dimeriahkan komedian Aceh Apa Lahu - Kuya Ali dan rekannya, turut dihadiri oleh jajaran istri kepala daerah dan Kepala Dinas Perpustakaan dari Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, dan Lhokseumawe, serta ratusan tenaga pendidik.
Junidar mengaku sangat bangga dengan capaian festival tahun ini yang mengusung tema “Membaca Jendela Dunia dan Menulis Karya Masa Depan”. Kerja keras jajaran Dispusip dinilai sukses menyalakan kembali semangat literasi di tengah masyarakat.
"Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya saya ucapkan kepada Dispusip Aceh Utara," kata istri orang nomor satu di Aceh Utara ini
Ia juga mengapresiasi kolaborasi apik dari berbagai pihak swasta dan lembaga keuangan yang ikut menyokong acara, seperti Bank Indonesia Lhokseumawe, Harbour Energy SKK Migas, dan Gramedia.
Kepala Dispusip Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, S.E., M.Si., kepada media ini menegaskan bahwa peran institusinya telah berkembang. Perpustakaan tidak boleh lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan buku yang pasif, melainkan harus menjadi wadah produktif yang mengubah pola pikir masyarakat dari pembaca menjadi pencipta karya.
"Membaca adalah cara kita melihat jendela dunia, sedangkan menulis adalah langkah konkret untuk membangun karya masa depan. Dispusip hadir di tengah masyarakat Aceh Utara sebagai jembatan yang memfasilitasi proses kreativitas tersebut demi melahirkan generasi emas yang literat, "pungkasnya.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah lomba mewarnai anak yang berlangsung meriah. Berikut adalah daftar lengkap para juara: Kategori I (Usia 4,5,6 tahun) masing-masing juara I: Azkia Kansa Humaira, juara II: Arthira Ardillah dan juara III: Ardha Khansa Zaina. Sedangkan Harapan I,II dan III masing-masing diraih oleh Hifza Zea Qaksya, Syatara (TK Satu Atap) dan Adila Syuhada
Sementara Kategori II (Usia 7–8 Tahun), juara I,II dan II masing-masing dimenangkan oleh Zhieyaul Arafah, Kheisya Aulia Humaira, dan Shakila Tanisya Putri, sementara harapan I: Siti Zahira, harapan II: Cut Badratul Nafis dan harapan III: Talita Humaira
Selamat kepada seluruh pemenang dan peserta lomba! Semoga kegiatan ini terus menumbuhkan kreativitas dan minat seni sejak dini. (tim/red).
Acara tersebut dimeriahkan komedian Aceh Apa Lahu - Kuya Ali dan rekannya, turut dihadiri oleh jajaran istri kepala daerah dan Kepala Dinas Perpustakaan dari Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, dan Lhokseumawe, serta ratusan tenaga pendidik.
Junidar mengaku sangat bangga dengan capaian festival tahun ini yang mengusung tema “Membaca Jendela Dunia dan Menulis Karya Masa Depan”. Kerja keras jajaran Dispusip dinilai sukses menyalakan kembali semangat literasi di tengah masyarakat.
"Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya saya ucapkan kepada Dispusip Aceh Utara," kata istri orang nomor satu di Aceh Utara ini
Ia juga mengapresiasi kolaborasi apik dari berbagai pihak swasta dan lembaga keuangan yang ikut menyokong acara, seperti Bank Indonesia Lhokseumawe, Harbour Energy SKK Migas, dan Gramedia.
Kepala Dispusip Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, S.E., M.Si., kepada media ini menegaskan bahwa peran institusinya telah berkembang. Perpustakaan tidak boleh lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan buku yang pasif, melainkan harus menjadi wadah produktif yang mengubah pola pikir masyarakat dari pembaca menjadi pencipta karya.
"Membaca adalah cara kita melihat jendela dunia, sedangkan menulis adalah langkah konkret untuk membangun karya masa depan. Dispusip hadir di tengah masyarakat Aceh Utara sebagai jembatan yang memfasilitasi proses kreativitas tersebut demi melahirkan generasi emas yang literat, "pungkasnya.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah lomba mewarnai anak yang berlangsung meriah. Berikut adalah daftar lengkap para juara: Kategori I (Usia 4,5,6 tahun) masing-masing juara I: Azkia Kansa Humaira, juara II: Arthira Ardillah dan juara III: Ardha Khansa Zaina. Sedangkan Harapan I,II dan III masing-masing diraih oleh Hifza Zea Qaksya, Syatara (TK Satu Atap) dan Adila Syuhada
Sementara Kategori II (Usia 7–8 Tahun), juara I,II dan II masing-masing dimenangkan oleh Zhieyaul Arafah, Kheisya Aulia Humaira, dan Shakila Tanisya Putri, sementara harapan I: Siti Zahira, harapan II: Cut Badratul Nafis dan harapan III: Talita Humaira
Selamat kepada seluruh pemenang dan peserta lomba! Semoga kegiatan ini terus menumbuhkan kreativitas dan minat seni sejak dini. (tim/red).
