Cricket Sumut Bersinar di Kejurnas 2026, Raih 2 Emas, 2 Perak, dan 1 Perunggu
Medan I Gebrak24.com - Kontingen Cricket Sumatera Utara (Sumut) menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cricket 2026 di Lapangan Cricket Udayana, Jimbaran, Bali, yang berlangsung pada 22-26 Oktober 2026. Tim Sumut berhasil membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
Dua medali emas dipersembahkan tim putri Sumut melalui nomor Super Sixes by Zone Sumatera dan T20 Power Play putri. Sementara itu, medali perunggu diraih pada nomor Super Over putri.
Prestasi juga ditorehkan tim putra yang sukses meraih dua medali perak, masing-masing melalui nomor T20 Power Play dan Sixes by Zone putra.
Tidak hanya melalui nomor beregu, atlet Cricket Sumut juga menunjukkan kualitas individu dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi selama kejuaraan.
Indra Pipin Siregar dinobatkan sebagai Best of the Tournament pada nomor T20 Power Play putra serta Best Bowling pada nomor Sixes by Zone Sumatera.
Penghargaan individu lainnya diraih Fatimah Zahrah Albanjari sebagai Best Bowler dan Yohanna Nababan sebagai Best Fielder pada nomor Sixes by Zone Sumatera. Roy Gonzales Siboro juga meraih Best Fielder pada nomor T20 Power Play, sedangkan Chaeris Sinaga memperoleh penghargaan Best Fielder pada nomor Sixes by Zone Sumatera.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Sumut, Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar. Dukungan KONI Sumut terhadap keberangkatan atlet diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumut, Wangsa Amin, melalui Sekretaris Umum Dr. Abdul Hakim Siregar, S.Si., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada KONI Sumut atas dukungan yang diberikan kepada kontingen Cricket Sumut
Apresiasi juga disampaikan kepada Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof. Dr. Ir. Baharuddin, S.T., M.Pd., serta Manajer Tim Dinda Ayu Permatasari, S.H., M.Kn., atas dukungan terhadap perjalanan tim dalam kejuaraan tersebut.
Abdul Hakim mengatakan, hasil Kejurnas Cricket 2026 menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Menurutnya, persaingan dalam kejuaraan berlangsung cukup ketat. Namun, absennya sejumlah provinsi, termasuk Jawa Barat, menjadi catatan tersendiri yang perlu diperhatikan dalam mengevaluasi kekuatan tim.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan bekerja keras. Hasil Kejurnas ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk mempersiapkan tim menghadapi babak prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON),” ujarnya dari Bali, Senin (26/10).
Ia berharap para atlet tidak cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kualitas permainan, kekompakan, dan kesiapan mental agar mampu menghadapi persaingan yang lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.
Kejurnas Cricket 2026 diikuti sembilan provinsi, yakni Bali sebagai tuan rumah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur. (tim/red/ops/mi)
