Lapas Lhoksukon Perketat Keamanan Hunian, Perbaiki Tralis Besi dan Beri Penguatan kepada Tamping
Aceh Utara I Gebrak24.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbaiki serta menambah tralis besi pada bagian plafon hunian sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Lapas Kelas IIB Lhoksukon, dengan fokus pengerjaan pada sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian khusus, termasuk area fasilitas sanitasi atau WC narapidana serta bagian plafon di depan musala lapas.
Perbaikan dan penambahan tralis besi tersebut dilakukan untuk memperkuat sarana pengamanan fisik, menutup celah yang berpotensi menimbulkan kerawanan, serta meminimalkan risiko gangguan keamanan, termasuk kemungkinan upaya pelarian.
Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, mengatakan bahwa penguatan sarana pengamanan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
Menurutnya, deteksi dini tidak hanya dilakukan melalui pemantauan rutin, tetapi juga harus didukung kesiapan sarana dan prasarana pengamanan yang memadai.
“Deteksi dini bukan hanya sekadar pemantauan rutin, tetapi juga kesiapan sarana pengamanan fisik. Penambahan dan perbaikan tralis besi ini bertujuan untuk memperketat pengawasan serta menjamin keamanan bagi seluruh penghuni maupun petugas,” ujarnya.
Usai meninjau perbaikan sarana pengamanan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan penguatan kepada narapidana yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping). Pengarahan tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) serta Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja).
Dalam pengarahan tersebut, Kalapas dan Ka. KPLP menekankan pentingnya peran tamping dalam membantu menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan lapas. Para tamping juga diingatkan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta turut menjaga keamanan di area kerja masing-masing.
Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan hunian, para tamping diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan suasana lapas yang tertib, aman, dan kondusif.
Melalui perbaikan sarana pengamanan serta penguatan peran tamping, lanjut Kalapas Lhoksukon, bahwa berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga stabilitas keamanan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan yang mengedepankan kedisiplinan, kebersihan, ketertiban, dan pendekatan humanis terhadap warga binaan.
"Sinergi antara kesiapan sarana pengamanan dan keterlibatan warga binaan dalam menjaga ketertiban menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif,"tegasnya. (tim/red)
