BREAKING NEWS


 

Lampu Merah Menyala, Pengendara Tetap Tancap Gas: Potret Buruk Disiplin Jalan Raya di kabupaten Aceh Utara

Ilustrasi 



Aceh Utara I Gebrak24.com – Masalah lalu lintas di pusat kota seperti Lhoksukon, Panton labu, dan Keude Krueng Geukueh, kini bukan lagi soal infrastruktur yang rusak. Sorotan utama beralih pada rendahnya kesadaran pengguna jalan yang secara terang-terangan mengabaikan keberadaan lampu lalu lintas (traffic light).

Meski perangkat lampu merah berfungsi dengan normal, pantauan di lapangan menunjukkan banyak pengendara, baik roda dua maupun roda empat, yang tetap melaju saat lampu menunjukkan warna merah. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan tingginya risiko kecelakaan yang dapat memakan korban jiwa. 

“Sekarang masalahnya bukan lampu merah mati atau tidak berfungsi. Lampunya menyala normal, tapi pengguna jalannya yang tidak patuh,” ujar salah satu warga Zulkifli di lokasi pada Selasa (31/3/2026).

Aksi terobos lampu merah ini seolah menjadi pemandangan biasa di Lhoksukon. Rendahnya etika berkendara dituding menjadi penyebab utama para pengguna jalan merasa leluasa melanggar aturan tanpa memikirkan keselamatan orang lain.

Padahal, kepatuhan terhadap lampu lalu lintas adalah hal dasar dalam menjaga ketertiban kota. Jika perilaku "cuek" terhadap aturan ini terus dibiarkan, identitas Lhoksukon sebagai kota yang tertib akan sulit terwujud.

Diharapkan pihak terkait dapat segera mengambil tindakan tegas, mulai dari edukasi hingga penegakan hukum di titik-titik rawan, guna memberikan efek jera bagi para pelanggar. (tim/red).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar