BREAKING NEWS


 


 

Opini : Terapy & Sunnatullah Yang Diturunkan Tuhan Dari Langit Untuk Menjawab Jalan Buntu Negeri Kita


Oleh: Jacob Ereste

Banten I Gebrak24.com - Diskusi itu menurut Rocky Gerung sama dengan bertengkar yang patuh menggunakan akal sehat. Jadi, diskusi yang tidak menggunakan akal sehat hanya sekedar pertengkaran untuk memenangkan argumen yang tidak sehat. Maja itu, diskusi atau pun pertengkaran harus srnantiasa berbasih pada akal sehat.

Adapun makna dari akal sehat itu adalah kesediaan untuk menerima argumen orang lain. Tapi yang cenderung terjadi dalam diskusi -- hampir di semua tempat dan forum -- hanya semata-mata untuk memenangkan pembicaraan atau pembenaran terhadap pendapat sendiri.

Jadi pertengkaran yang berbasis akal sehat itu, tidak cuma sekedar memeberikan argumen yang masuk akal, terapi juga mau menerima pendapat orang lain. Padahal untuk menerima pendapat orang lain itu harus dimulai dari kesadaran dan pemahanan untuk mendengar pendapat atau argumen orang lain.

Yang dominan terjadi hampit dalam semua forum diskusi adanya kecenderungan tak hebsak mendengar pendapat atau argumen orang lain. Sehingga pada saat orang lain bicara, dia tetap asyik dengan pikirannya sendiri, atau bahkan tidak sefan meninggalkan forum, karena dia merasa sudah cukup puas mengungkapkan semua isi kepalanya yang selama ini menjadi beban psikologis yang tak mampu dia atasi, kecuali dengan memuntahkannya dihadapan publik.

Cilakanya hanya dengan cara begitu dia berpikir telah ikut membangun forum diskusi yang sehat, karena semua orang sudah mendengarkan apa yang selama ini dia anggap paling benar sendiri.

Suasana pertengkaran atau diskusi yang sehat inilah sesungguhnya yang hendak dibangun oleh Rickh Gerung melalui beragam ruang publik yang selama inj pun semakin kacau, karena adanya dominasi untuk memonopoli kebenaran sendiri akibat dari kekalahan terhadap rezim birokrasi yang anti terhadap kritik.

Kegairahan Rocky Gerung melakukan safari filsafat -- memang merupakan panggilan nurani seorang filsuf yang merasa bertanggung jawab secara moral untuk memprovokasi cara beroikir yang logik, masuk akal dan menyegarkan mekanisne berpikir yang terpiuh akibat berbagai tekanan dari pergokakan jaman yang tidak mampu diimbangi oleh akal sehat.

Kerusakan dalam berbagai bidang dan sistem dari tata kelola negara dan bangsa yang tersuruk kd dalam muara materialisme, kapitalisme dan beo-liberal yang tidak jelas juntrungannya itu, tak hanya berakibat pada sikap korup, tapi juga khianat tidak cuma terhadap amanah konstitusi  yang telah menjadi kesepakatan bersama sejak proklamasi di tasbihkan pada 17 Ahustus 1945, tapi juga mendurhakai Pancasila sebagai  falsafah bangsa naupun sebagai ideologi negara.

Agaknya, dalam konteks inilah Forum Negarawan yang digagas dan dipelopori oleh sejumlah tokoh pantas dan patut memposisikan diri untuk mengisi ruang kosong yang banyak ditinggalkan orang, karena lebih disibukkan oleh perebutan pengaruh, berebut posusi untuk kekuasaan dan demi kekayaan yang sudah dipertuhankan. Karenanya kehadiran sosok seperti Rocky Gerung menjadi terkesan sangat fenomenal. Padagal, kemunculan dari Rocky Gerung semacam sunnatullah, seperti kehendak Tuhan menjawab ketimpangan di jagat raya yang dirusak dengan semena-mena. Seperti tatanan negara dan tatanan bangsa Indonesia yang sudah rusak parah.

Boleb jadi fenomena alam -- seperti Rocky Gerung yang terkesan menggedor langit itu, seperti terapy -- jika tak bisa fisebut semacam sunnatullah yang diturunkan Tuhan dari langit untuk menguak dan membersihkan jalan buntu di negeri kita yang semakin membuat  cemas bila tidak dilakukan langkah yang nyata bersama segenap anak bangsa. ***

Banten, 13 Agustus 2023

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar