PT Siar Tour Berangkatkan 39 Jemaah Haji Khusus ke Tanah Suci, Tetap Prioritaskan Keamanan di Tengah Situasi Global
Pada musim haji tahun ini jemaah yang akan berangkat agak berkurang dibanding tahun 2025 yang mencapai 64 jemaah. Penyebabnya ada jemaah yang belum siap untuk berangkat dan imbas dari gejolak perang teluk antara Iran, Amerika Serikat dan Israel,.
Executive Director PT Siar Tour Drs H Alamria Asmardy mengemukakan hal itu kepada media ini di sela-sela Manasik Haji di Polonia Hotel, Rabu (8/4).
Saat berada di tanah suci lanjutnya jemaah dibimbing Drs H. Buya Fakhri Hamyar, ustadz yang sudah berpengalaman dan terpercaya dari Departemen Agama, dibantu Amirul Haj H. Reza Pahlevi, SE, dan petugas haji/umrah Siar Tour yang berdomisili di tanah suci.
Jemaah akan bertolak dari Medan ke Jakarta dengan Garuda Indonesia. Sementara dari Jakarta ke Jeddah menggunakan pesawat Saudi Arabia. ”Kami mencari suasana lebih aman dari gejolak yang terjadi selama ini agar jemaah bisa tiba tepat waktu di tanah suci,” kata H Alamria Asmardy
Menyinggung imbas kenaikan harga avtur pesawat dia merincikan haji plus, tidak ada penambahan biaya apapun, jemaah sudah membayar 17.000 dolar AS atau Rp 270 juta/jemaah.
Sementara itu dua Calhaj asal Perdagangan Simalungun yaitu Nursawi Adnan dan Ria Maleh Sembiring menyatakan bersyukur dapat berangkat pada tahun ini. “Niat kami ke tanah suci sudah lama. Alhamdulillah pada musim haji tahun ini kami mendapat kesempatan untuk berangkat,” katanya.
Kegiatan Manasik Haji selama lima hari di Polonia Hotel dan Berastagi Cottage diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alqur’an oleh ustadz H. Mohd. Syafei dan sari tilawah Rubayyi Hasnaz.
Sementara itu pembimbing jemaah, Ustadz Buya Nazrul Fahri Hamyar melukiskan esensi ibadah haji atau haji yang kurindukan adalah terus menerus memuji Allah dalam keadaan sehat maupun sakit. “Haji adalah menuju Baitullah termasuk ibadah lainnya di tanah suci, karena mereka yang berangkat undangan dari Allah SWT," ucapnya.
Setiap ibadah besar seperti ibadah haji, pasti ada tantangannya yang sangat besar. Mudah-mudahan meraih haji mabrur yang balasannya surga. “Berlomba-lombalah ke Makkah karena tempat lahirnya junjungan kita Muhammad SAW,” kata Nazrul Fakhri.
Jemaah dipimpin Amirul Haj H. Reza Pahlevi, SE akan berada di tanah suci selama 24 hari dan akan kembali ke tanah air pada 5 Juni 2026. Ada juga jemaah yang menunda berangkat, padahal quota mencapai 70 jemaah. Namun, H Alamria juga menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang telah memilih dan mempercayakan manajemen Siar Tour untuk melaksanakan perjalanan haji ke tanah suci.
“Justru itu kami terus berupaya memberi pelayanan terbaik kepada jemaah,” kata H Alamria Asmardy.(tiar)


