BREAKING NEWS


 


 

Cari Duta Wisata Berkarakter 3B, Pemkab Aceh Utara Gelar Grand Final dan Penobatan Agam Inong 2026



Aceh Utara I Gebrak24.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporarekraf) resmi menggelar Grand Final dan Penobatan Agam Inong Aceh Utara 2026 di Aula Kantor Bupati setempat, Minggu (3/5/2026). Dalam ajang bergengsi tersebut, Saidul Qausar dan Mud Maina resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Aceh Utara Tahun 2026.

Pasangan ini berhasil meraih gelar juara setelah menyisihkan sejumlah finalis unggulan lainnya melalui proses seleksi yang ketat. Malam puncak acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat.


Ajang tahunan ini membawa tema "Pulih Lebih Cepat, Tumbuh Lebih Kuat", kompetisi ini dibuka oleh Bupati Aceh Utara yang diwakili oleh Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Umar Ali, S.Sos., MAP,. Dalam sambutannya, Umar menegaskan bahwa pemenang tahun ini wajib memenuhi kriteria 3B (Brain, Beauty, Behavior).

"Kita mencari duta yang cerdas otaknya, baik akhlaknya, dan tulus cintanya pada Aceh Utara. Ini adalah ikhtiar melahirkan generasi muda yang paham bahwa wajah terbaik daerah terpancar dari pikiran dan perilaku," ujarnya

Nasir menjelaskan bahwa Aceh Utara memiliki potensi luar biasa, mulai dari wisata pantai, sejarah, kuliner, hingga kerajinan tangan. Namun, potensi tersebut memerlukan "juru bicara" yang handal untuk mengenalkannya ke dunia luar.

"Aceh Utara itu kaya, tapi semua tidak ada artinya jika tidak ada yang menceritakan. Di sinilah tugas Agam dan Inong. Promosikan daerah dengan tetap memegang teguh syariat Islam dan adat Aceh," tambahnya.

Ia juga mengingatkan para finalis agar menjaga sikap rendah hati. Menurutnya, mahkota yang disematkan adalah amanah untuk mengabdi, bukan simbol kesombongan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Disporarekraf Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag., M.Pd, melalui Plt. Sekdis Nurlela, SE, menyampaikan bahwa ajang ini lebih dari sekadar kontes kecantikan fisik.

"Ini adalah wadah pembinaan generasi muda yang berintegritas dan mencintai budaya Aceh. Kalian adalah agen perubahan dan penerus estafet kepemimpinan daerah," tegas Nurlela.

Para finalis yang telah melewati seleksi ketat ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Aceh Utara, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional. (tim/red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar