Pascakebakaran Lahan Muara Satu, Polisi imbau Warga Tidak buang Puntung Rokok dan Bakar Sampah
Lhokseumawe I Gebrak24.com – Polsek Muara Satu Polres Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan, menyusul terjadinya kebakaran rumput ilalang di kawasan Kompleks Arun, tepatnya di belakang Kantor Bea Cukai, Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kamis (23/7/2026).
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kapolsek Muara Satu IPTU Abdul Karim mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, personel kepolisian bersama tim pemadam kebakaran segera menuju lokasi setelah mendapat laporan adanya kebakaran.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Lhokseumawe, satu unit mobil Damkar PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), serta personel BPBD Kota Lhokseumawe bersama Polsek Muara Satu berhasil memadamkan api yang membakar sekitar 500 meter persegi lahan ilalang. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kapolsek menjelaskan, kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca yang panas sehingga ilalang menjadi kering dan mudah terbakar. Selain itu, tidak menutup kemungkinan api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan atau aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan.
"Masyarakat kami imbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput kering. Hindari pula membakar sampah tanpa pengawasan karena dapat memicu kebakaran yang berpotensi membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau petugas pemadam kebakaran apabila melihat adanya titik api maupun potensi kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat sebelum api meluas.
Polres Lhokseumawe berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang masih berpotensi meningkatkan kerawanan kebakaran di sejumlah wilayah. ***
