Ribuan Warga Kemukiman Aron Aceh Utara Rayakan Maulid Akbar, Sembelih 9 Ekor Sapi
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Taqwa Aron, Gampong Keude Aron ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.
Maulid Akbar ini diikuti oleh warga dari sembilan desa yang berada di bawah Kemukiman Aron, Kecamatan Syamtalira Aron
Geuchik Keude Aron, Azwar Thaib, menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap 12 Rabiul Awal. Sembilan gampong (desa) yang terlibat meliputi: Gampong Keude Aron, Dayah Aron, Mee Aron, Glok Aron, Meuria Aron, Meunasah Moncrang, Kanot, Cibrek Tunong dan Cibrek Baroh.
"Dalam acara Maulid Akbar ini, kami dari panitia menyiapkan sembilan ekor sapi dan alhamdulillah seluruhnya tercukupi," ujar Azwar.
Azwar berharap semangat ini tidak berhenti pada perayaan seremonial saja, melainkan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya edukasi bagi generasi muda.
"Anak-anak kita perlu sejak dini mengenal Rasulullah SAW, mencintai beliau dan meneladani akhlaknya. Jangan sampai generasi penerus hanya mengenal Maulid sebagai sebuah tradisi, tetapi tidak memahami makna di dalamnya," tambahnya.
Senada dengan Geuchik, tokoh masyarakat setempat, HM Yusuf Hasan, menyatakan bahwa tingginya antusiasme warga membuktikan rasa cinta kepada Rasulullah SAW masih mengakar kuat di dalam hulu hati masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar esensi Maulid tetap terjaga.
"Kita tidak boleh memaknai Maulid sebatas perayaan semata. Esensi utamanya adalah bagaimana kita mengimplementasikan cinta kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti akhlakul karimah, kejujuran, kepedulian, dan persatuan harus menjadi fondasi perilaku kita," tutur HM Yusuf Hasan.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan warga dari sembilan desa yang sukses menggelar acara dalam satu hamparan. Menurutnya, modal gotong royong seperti ini sangat penting untuk menjaga kerukunan ke depan.
"Kita berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan dan anak-anak muda ikut terlibat. Mereka harus memahami bahwa memperingati Maulid bukan sekadar berkumpul dan menikmati hidangan, tetapi juga kesempatan untuk meneladani perjuangan dan akhlaknya," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, peringatan Maulid Nabi di Kemukiman Aron berlangsung sangat meriah. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak tampak memadati kompleks Masjid Taqwa Aron untuk mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat. (tim/red).

