BREAKING NEWS

 


Polisi Gerak Cepat Datangi Lokasi Kebakaran Meunasah di Desa Buket

 


Aceh Utara I Gebrak24.com – Personel Polsek Kuta Makmur Polres Lhokseumawe bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran satu unit meunasah di Desa Buket, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (1/9/2026) sore.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel piket Polsek Kuta Makmur langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat proses penanganan.

Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama masyarakat membantu upaya pemadaman sembari menunggu kedatangan armada pemadam kebakaran. Sekitar pukul 15.45 WIB, dua unit pemadam kebakaran dari Kota Lhokseumawe tiba dan langsung melakukan pemadaman.

Selanjutnya, sekitar pukul 16.20 WIB, dua unit pemadam kebakaran dari Aceh Utara turut tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kapolsek Kuta Makmur AKP Agus Sadek mengatakan, kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menangani setiap laporan masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran. Kami juga membantu mengamankan lokasi serta memastikan proses pemadaman berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, bangunan meunasah yang berkonstruksi kayu mengalami kerusakan dengan kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga akibat korsleting atau arus pendek listrik dari dalam bangunan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Polres Lhokseumawe mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan segera menghubungi pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kejadian yang dapat membahayakan keselamatan warga. ***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image