Begini Alasan Dr. Iswadi Menulis Buku Komparasi Kurikulum Pendidikan Dasar Global
![]() |
| Dr.Iswadi |
Jakarta I Gebrak24.com - Pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan menentukan arah kemajuan suatu bangsa.
Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan persaingan global, pembaruan kurikulum menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan pendidikan mampu menjawab kebutuhan zaman.
Berangkat dari pemikiran tersebut, Dr. Iswadi, M.Pd., dosen Magister Pendidikan Dasar Universitas Esa Unggul, menghadirkan buku berjudul Komparasi Kurikulum Pendidikan Dasar Global.
Buku ini ditulis sebagai bentuk kontribusi akademik untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan kurikulum pendidikan dasar di berbagai negara.
Melalui pendekatan komparatif, Dr. Iswadi mengajak para pendidik, mahasiswa, peneliti, dan pemangku kebijakan pendidikan untuk memahami bagaimana sistem pendidikan di berbagai negara dirancang, dikembangkan, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakatnya.
Dr. Iswadi, salah satu alasan utama penulisan buku tersebut adalah pentingnya membangun perspektif global dalam pengembangan pendidikan dasar Indonesia.
Ia menilai bahwa pembaruan pendidikan tidak cukup hanya dilakukan dengan melihat persoalan di dalam negeri, tetapi juga perlu disertai kajian terhadap pengalaman, praktik, dan kebijakan pendidikan dari berbagai negara.
Kita perlu memahami bagaimana negara negara lain mengembangkan kurikulum pendidikan dasarnya. Bukan untuk menyalin sistem pendidikan mereka secara langsung, melainkan untuk mempelajari keunggulan, memahami konteks penerapannya, dan mengambil pelajaran yang relevan bagi pengembangan pendidikan Indonesia.
Alasan berikutnya adalah kebutuhan untuk memperkuat landasan akademik dalam merancang dan mengevaluasi kurikulum. Kurikulum bukan sekadar kumpulan mata pelajaran atau dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang menentukan arah pembelajaran, kompetensi peserta didik, pembentukan karakter, serta kesiapan generasi muda menghadapi perubahan sosial dan teknologi.
Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bahwa setiap negara memiliki karakteristik kurikulum yang dipengaruhi oleh sejarah, budaya, kondisi sosial, sistem pemerintahan, dan visi pembangunan nasionalnya. Oleh karena itu, perbandingan kurikulum perlu dilakukan secara kritis dan kontekstual agar menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam.
Dr. Iswadi juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman internasional sebagai sumber pembelajaran untuk memperkuat kualitas pendidikan dasar Indonesia. Berbagai praktik pendidikan global dapat menjadi bahan refleksi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi guru, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menanamkan karakter dan kreativitas peserta didik.
Namun, menurutnya, keberhasilan suatu sistem pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kesiapan guru, kepemimpinan sekolah, dukungan keluarga, ketersediaan sarana pendidikan, dan konsistensi kebijakan pemerintah. Karena itu, pembaruan kurikulum harus dilaksanakan secara menyeluruh, bukan hanya dengan mengubah dokumen atau pendekatan pembelajaran.***
