Kuah Beulangong Perkuat Kebersamaan Maulid Akbar Pidie Jaya
Meureudi I Gebrak24.com - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar Maulid Akbar, yang dipadati oleh ribuan warga, baru-baru ini, yang dipusatkan di halaman Gedung MTQ, Kompleks Perkantoran Bupati Pidie Jaya, Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu,
Selain menjadi momentum mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga memperkuat ukhuwah Islamiyah, melestarikan tradisi masyarakat Aceh, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Sekitar 5.000 orang menghadiri kegiatan yang berlangsung meriah tersebut. Berbagai aktivitas turut mewarnai perayaan, mulai dari zikir maulid, memasak kuah beulangong, hingga penyajian hidangan bagi tamu undangan dan masyarakat.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Keteladanan Nabi Muhammad SAW Kita Perkuat Ukhuwah dan Tingkatkan Ketaqwaan Menuju Pidie Jaya yang Maju dan Sejahtera.”
Kehadiran masyarakat dari berbagai kecamatan menjadikan Maulid Akbar bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang pertemuan warga untuk mempererat silaturahmi dan menjaga tradisi yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Acara tersebut turut dihadiri Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Salah satu daya tarik peringatan Maulid Akbar tahun ini adalah keterlibatan setiap kecamatan dalam menyiapkan berbagai kegiatan. Masing-masing kecamatan menempati lokasi yang telah ditentukan untuk mendirikan tenda, menyiapkan dapur, menyajikan hidangan prasmanan, serta menampilkan panggung zikir maulid.
Tradisi memasak kuah beulangong menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Proses memasak hingga penyajian hidangan mencerminkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang terus dipertahankan masyarakat.
Panitia juga menggelar sejumlah penilaian, meliputi zikir maulid, keterampilan memasak, serta dekorasi panggung zikir dan tenda masing-masing kecamatan. Hadiah disediakan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas masyarakat.
Pada pukul 12.30 WIB, Bupati Pidie Jaya bersama Forkopimda mengunjungi sejumlah stan kecamatan untuk melihat langsung persiapan panitia sekaligus menyaksikan antusiasme warga dalam menyukseskan peringatan tersebut.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, Polres Pidie Jaya mengerahkan 112 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sejumlah titik guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Langkah pengamanan tersebut ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, tamu undangan, dan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan.
Pengamanan mengedepankan upaya preemtif dan preventif, dengan tetap menyiapkan langkah penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Seluruh rangkaian Peringatan Maulid Akbar Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, Maulid Akbar menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, serta merawat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semangat kebersamaan yang terlihat dalam perayaan Maulid dapat menjadi modal sosial bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pidie Jaya.(din/li)
