BREAKING NEWS


 


 

Ketua IWOI Aceh Timur Desak Ulama dan DPR Turun Tangan Selesaikan Persoalan Daerah


Aceh Timur I Gebrak24.com – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Aceh Timur, Rahmad, meminta para ulama dan anggota DPRK/DPRA untuk tidak tinggal diam melihat berbagai kemelut yang melanda wilayah tersebut. Rahmad menilai, keterlibatan semua elemen sangat krusial demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky.

“Kabupaten Aceh Timur ini bukan milik Bupati seorang diri. Beliau harus menyadari pentingnya merangkul dan bekerja sama dengan wakilnya serta melibatkan unsur Ulama dan DPR. Jika sinergi ini terjalin, insyaallah Aceh Timur akan jaya dan masyarakatnya hidup makmur,” ujar Rahmad, Minggu (08/03/2026).

Rahmad memaparkan sejumlah persoalan rumit yang hingga kini belum tuntas, di antaranya: Realisasi bantuan pusat untuk masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor yang masih mandek. Pemulihan sarana desa dan kota yang rusak akibat bencana alam. Serta mendesak pemerintah pusat untuk menambah alokasi dana desa dan dinas guna mempercepat penanganan dampak bencana.

"Dan menuntut pengawasan ketat terhadap bantuan daging meugang agar tidak terjadi praktik korupsi yang merugikan rakyat,"tandasnya.

Sebagai insan pers, Rahmad mengaku terus memantau kondisi di lapangan. Ia menyayangkan kebijakan pemerintah pusat yang justru mengurangi anggaran kabupaten serta bantuan sosial seperti PKH dan BLT di tengah kondisi masyarakat yang sedang kesulitan.

“Masyarakat makin melarat pasca-bencana, tapi anggaran dan bantuan malah dikurangi. Dana stimulan pun tak kunjung dibagikan. Ini sangat aneh,” cetusnya.

Menjelang Idulfitri, Rahmad menyoroti nasib korban banjir yang telah menunggu kepastian selama lebih dari empat bulan. Ia mendesak agar bantuan segera dicairkan sebelum hari raya tiba.

“Jangan sampai rakyat yang sudah jadi korban bencana kembali jadi korban janji manis pemerintah. Sudah empat bulan lebih mereka menunggu. Jika memang negara tidak mampu, katakan sejujurnya, jangan beri harapan palsu,” tegas Rahmad.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa Aceh Timur membutuhkan pemimpin yang berani dan istiqomah untuk memperjuangkan hak rakyat, termasuk berani melawan kebijakan pusat yang merugikan daerah. (rls/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar