Sosok A Thalip Muhammad: Kakek 91 Tahun yang Setia Menjaga Keamanan Kota Bireuen
![]() |
| A.Thalip Muhammad |
Bireuen I Gebrak24.com – Di usianya yang telah menginjak 91 tahun, semangat A. Thalip Muhammad tak pernah pudar. Pria yang akrab disapa Pak Lep ini masih aktif dan terlihat bugar saat menjalankan tugasnya sebagai penjaga keamanan di jantung Kota Bireuen.
Pak Lep merupakan sosok senior yang memimpin sekitar 22 personel Keamanan Rakyat (Kamra) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas). Sebagai Komandan Tim Keamanan Lingkungan IV Bireuen Timur, ia bertanggung jawab memastikan situasi kota tetap kondusif dari gangguan pihak tak bertanggung jawab, terutama pada malam hari.
"Alhamdulillah, meskipun sudah kepala sembilan, kesehatan saya tetap terjaga untuk terus mengabdi," ujar Pak Lep saat berbincang dengan media, Minggu (8/3/2026)
Selain urusan keamanan, Pak Lep juga memegang peran vital sebagai Komandan Lapangan Kebersihan Kota. Setiap kali ada agenda gotong royong atau kegiatan keagamaan di hari libur, suaranya akan menggema melalui pengeras suara keliling.
Mulai dari kawasan Jalan Rel Kereta Api Meunasah Kota hingga pelosok gampong, ia bertugas memberikan sosialisasi agar masyarakat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun menghadiri kegiatan olahraga dan syiar Islam.
Dedikasi Pak Lep telah teruji melintasi berbagai periode kepemimpinan di Bireuen. Ia mengenang masa Bupati Bireuen pertama, Drs. H. Mustafa A. Geulanggang, yang menurutnya sangat peduli pada penataan kota.
Ia menceritakan bagaimana kawasan kuliner "Tempat Rek" di depan Meunasah Kota Bireuen (Jalan Langgar) dibangun secara permanen pada masa itu agar pedagang makanan dan minuman dapat berjualan dengan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas.
"Hingga kini, tempat itu menjadi pusat kuliner yang ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah, terutama saat bulan Ramadhan seperti sekarang. Pedagang sangat terbantu," tambahnya.
Menurut Pak Lep, jejak pembangunan ikonik seperti Tugu Juang, Kantor Bupati, hingga jalan dua jalur akan selalu membuat masyarakat mengenang jasa Bupati pertama tersebut.
Meski tetap semangat bertugas setiap malam, Pak Lep menaruh harapan kecil kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Di usia senjanya, ia berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian puluhan tahun yang telah ia berikan untuk keamanan dan ketertiban Kota Bireuen. (tim/red).


