Harumkan Nama Aceh Utara, Jasmani Raih Penghargaan Penggerak Etnik Nusantara di Asia Tenggara
0 menit baca
Kepala Subrayon 3,
Aceh Utara I Gebrak24.com – Dedikasi dalam melestarikan warisan leluhur membawa Jasmani, S.Pd., MSM, meraih pengakuan internasional. Tokoh asal Aceh Utara ini resmi dianugerahi penghargaan sebagai Penggerak Etnik Nusantara dari Perkumpulan Rumah Seni Asnur, sebuah apresiasi bergengsi yang mencakup empat negara serumpun: Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata Jasmani sebagai Kepala SMP N 1 Syamtalira Aron, dalam menjaga eksistensi budaya dan mempererat tali persaudaraan antar-etnik di kawasan Nusantara di tengah gempuran modernisasi.
"Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan simbol bahwa budaya Nusantara memiliki daya tarik dan kekuatan luar biasa di mata dunia, khususnya di Asia Tenggara," ujar Jasmani sebagai penggerak Puisi Etnik Nusantara tingkat Asean kepada media, Senin (04/05/2026).
Penghargaan ini menyoroti tiga poin utama yang dijalankan, meliputi memperkuat hubungan emosional antarwarga di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei. Inisiatif mendokumentasikan dan mempromosikan adat istiadat kepada Generasi Z dan milenial agar tidak lekang oleh waktu, serta menjadikan entitas etnik sebagai sarana kolaborasi dan perdamaian di tingkat regional.
Selain fokus pada budaya, Jasmani yang juga aktif di dunia pendidikan mengajak seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Aceh Utara untuk terus berinovasi. Ia menekankan bahwa guru adalah garda terdepan dalam menciptakan perubahan kualitas SDM di era digital.

"Kita ingin semua guru terbaik di Aceh Utara bangkit. Partisipasi aktif Bapak dan Ibu guru sangat menentukan masa depan pendidikan kita agar semakin berjaya di kancah nasional maupun internasional," tegasnya.
Jasmani, didampingi Kepala Subrayon 3, menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata hasil kerja sama lintas sektor. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mengangkat marwah budaya Aceh ke mata dunia.
"Melalui prestasi ini, kita harapkan muncul semangat baru bagi pegiat budaya dan pendidik di Aceh Utara. Saatnya kita membawa kekayaan lokal ke panggung global dengan semangat kolaborasi yang kuat,"pungkasnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa kerja keras dalam merawat akar budaya lokal mampu berbicara di level mancanegara.
"Kami sangat bangga dan mengapresiasi dedikasi ibu Jasmani. Ini adalah pencapaian besar yang membawa nama harum Aceh Utara ke panggung internasional. Semoga ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak lupa pada identitas dan warisan budaya kita," ujar Jamaluddin.
Penghargaan Penggerak Etnik Nusantara sendiri diberikan kepada sosok-sosok yang dinilai konsisten dan memiliki pengaruh signifikan dalam memperkuat eksistensi budaya etnik di tengah arus modernisasi. (tim/red).


