BREAKING NEWS


 

KLARIFIKASI CEO HEY: Dedikasi untuk Pendidikan Vokasi dan Inspirasi dari Sosok B.J. Habibie


Jakarta I Gebrak24.com – Manajemen _Habibie Education Youth_ (HEY) memberikan penjelasan resmi kepada publik terkait latar belakang penamaan lembaganya. CEO HEY, Ir. Sri Rejeki Saragih, menyampaikan bahwa penggunaan nama “Habibie” merupakan bentuk penghormatan dan kekaguman mendalam terhadap almarhum Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie, sekaligus wujud komitmen lembaga meneruskan cita-cita beliau.

Dalam keterangan Sabtu 30/5, Ir. Sri Rejeki menuturkan kekaguman itu sudah tertanam sejak lama. “Sejak SMP saya pengagum beliau. Banyak lembaga dan PT pakai nama Habibie, karena Bapak Habibie tokoh besar yang membangun Batam,” ujarnya.

Ia juga menceritakan interaksi profesionalnya di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang mempertemukannya dengan keluarga Habibie. Putra sulung B.J. Habibie, Ilham Akbar Habibie, diketahui menjabat Wakil Ketua di organisasi pengusaha tersebut. Sri Rejeki mengenang momen kebanggaan saat almarhum B.J. Habibie berkunjung ke Kadin Indonesia.

“Saya Pengurus Kadin Indonesia. Sering rapat bersama beliau karena beliau Wakil Ketua,” jelasnya. Kekaguman itu juga dirasakan anaknya. “Anak saya ketemu Pak Ilham. Karena saya dan Pak Ilham sama-sama pengagum Bapak B.J. Habibie, putra saya juga suka dengan beliau,” paparnya.

Berangkat dari semangat dan kebanggaan tersebut, manajemen HEY menegaskan kehadiran lembaga ini memiliki tujuan mulia: berupaya menjadi bagian dari upaya melanjutkan cita-cita Presiden ke-3 RI, khususnya di bidang inovasi vokasi untuk generasi muda.

*Catatan Redaksi: Apresiasi untuk Semangat Memajukan Vokasi*  

Penjelasan langsung CEO HEY memberi gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat tentang visi dan niat lembaga. Dari klarifikasi ini, ada beberapa catatan positif yang patut diapresiasi:


1. *Inspirasi Nama sebagai Motivasi*  

Penggunaan nama tokoh besar bangsa dilandasi rasa kagum dan inspirasi. Ini memperjelas posisi HEY sebagai lembaga pendidikan mandiri yang mengambil semangat dan keteladanan B.J. Habibie, terutama dalam dunia inovasi dan teknologi.

2. *Jejaring Profesional sebagai Nilai Tambah*  

  Latar belakang CEO HEY sebagai pengurus Kadin Indonesia menunjukkan pengalaman dan jejaring luas di dunia usaha dan industri. Jejaring ini diharapkan dapat memperkuat penyusunan kurikulum dan program yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

3. *Visi Menguatkan Inovasi Vokasi*  

   Langkah HEY memosisikan diri sebagai bagian dari upaya melanjutkan cita-cita vokasi adalah langkah yang baik. Pendidikan keterampilan memang kebutuhan mendesak bangsa. Masyarakat menyambut positif dan berharap visi ini diwujudkan dalam program pelatihan berkualitas, agar generasi muda memiliki kompetensi dan masa depan yang lebih cerah.

Penulis: PakJaras

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar