Meriahkan 1 Muharram, Kemenag Aceh Utara Sediakan Kendaraan Hias dan Kuliner Tradisional Gratis
Aceh Utara I Gebrak24.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Utara ikut serta menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Kemeriahan ini diwujudkan melalui aksi iring-iringan kendaraan hias serta stand kuliner khas Aceh yang menyedot perhatian warga.
Acara ini dihadi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) mewakili Kepala Kantor Kemenag Aceh Utara. Hadir pula perwakilan stan Faisal, S.Ag., yang didampingi oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M), H. Yoes.
Kemeriahan rombongan Kemenag Aceh Utara ini didukung penuh oleh unsur madrasah. Sebanyak 20 peserta dari forum K2M—meliputi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA)—ikut serta mengawal jalannya pawai dan festival.
Dalam pawai tersebut, Kemenag Aceh Utara menampilkan kendaraan hias yang dilengkapi dengan spanduk resmi instansi. Langkah ini menjadi bentuk komitmen instansi dalam menjaga syiar Islam sekaligus merawat silaturahmi dengan masyarakat luas.
Tidak hanya menyita perhatian di jalan raya, stand kuliner Kemenag Aceh Utara juga menjadi pusat perhatian pengunjung. Stand ini menyajikan berbagai macam penganan khas dan kue tradisional Aceh, seperti Boh Rom-rom (kue tradisional berbalut kelapa dengan isian gula merah meleleh), Kue Bolu, Risol, Minuman segar, dan lain-lain
Menariknya, ratusan porsi hidangan tradisional tersebut dibagikan secara gratis kepada seluruh warga dan peserta pawai. Strategi ini terbukti ampuh membakar semangat kebersamaan di tengah cuaca yang cukup terik.
Ratusan porsi makanan tradisional tersebut ludes dibagikan dalam waktu singkat. Warga menyambut hangat inisiatif ini karena sangat membantu para peserta parade dan penonton yang kelelahan.
"Kami ingin berbagi kebahagiaan di momen yang spesial ini. Kuliner gratis ini adalah bentuk apresiasi kami untuk para peserta yang sudah lelah berparade, serta masyarakat yang begitu bersemangat mendukung acara ini," ujar Faisal di sela-sela kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Faisal berharap esensi dari pawai 1 Muharram tidak sekadar menjadi tontonan musiman. Acara ini diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu dan ajang saling berbagi antar sesama warga. (tim/red)

