BREAKING NEWS

Dinilai Gagal Kelola PT.PEMA, GETAR Aceh Desak Gubernur Copot Direktur Utama


Banda Aceh I Gebrak24.com – Gerakan Titipan Rakyat (GETAR) Aceh mendesak Gubernur Aceh selaku Pemegang Saham Pengendali untuk segera mengevaluasi sekaligus mencopot Mawardi Nur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PT PEMA). Desakan tersebut disampaikan menyusul penilaian organisasi itu terhadap kinerja PT PEMA yang dianggap gagal mendorong kemajuan ekonomi daerah.

‎Sekretaris Jenderal GETAR Aceh, Teuku Izin, menilai PT PEMA yang merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) kebanggaan masyarakat Aceh justru mengalami kemunduran di bawah kepemimpinan Mawardi Nur. Menurutnya, perusahaan belum mampu memberikan kontribusi deviden yang optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta dinilai minim inovasi dan gagal mengeksekusi berbagai proyek strategis.

‎Dalam pernyataan resminya di Banda Aceh, Sabtu (6/7/2026), Teuku Izin menyebut kepemimpinan Mawardi Nur tidak menghadirkan terobosan yang mampu membawa PT PEMA berkembang. Ia meminta Gubernur Aceh mengambil langkah tegas demi menyelamatkan aset daerah yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh.

‎GETAR Aceh juga mengungkapkan sejumlah alasan yang menjadi dasar tuntutan pencopotan tersebut. Di antaranya, manajemen PT PEMA dinilai gagal mengoptimalkan sektor-sektor strategis seperti industri, perdagangan, dan sektor bisnis utama perusahaan. Selain itu, perusahaan dianggap belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam menciptakan lapangan kerja maupun mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di sekitar wilayah operasional.

‎Tak hanya itu, organisasi tersebut juga menilai kepemimpinan Mawardi Nur belum memiliki visi yang kuat dalam membaca peluang investasi berskala nasional maupun internasional yang dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Aceh. Karena itu, GETAR Aceh meminta Gubernur menunjuk figur baru yang profesional, berintegritas, dan memiliki kemampuan mengembangkan potensi ekonomi daerah melalui PT PEMA.

‎GETAR Aceh turut mengingatkan akan menggelar aksi bersama elemen masyarakat apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah evaluasi terhadap jajaran direksi PT PEMA. Mereka menyatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dorongan agar perusahaan daerah tersebut dapat kembali menjalankan fungsinya sebagai motor penggerak perekonomian Aceh. (tim/red) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image