BREAKING NEWS

Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto, Bupati Aceh Utara Optimistis Produktivitas Tani Meningkat

 


Aceh Utara I Gebrak24.com – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., menghadiri peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Jumat (10/7/2026). Prosesi peresmian di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara ini berlangsung secara virtual, terhubung langsung dengan pusat acara peresmian serentak di Bendungan Meninting, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Secara total, Presiden Prabowo meresmikan lima bendungan Proyek Strategis Nasional (PSN) sekaligus. Selain Bendungan Meninting dan Krueng Keureuto, tiga bendungan lainnya adalah Bendungan Rukoh (Pidie), Bendungan Jlantah (Jawa Tengah), dan Bendungan Sidan (Bali).

Agenda strategis di Aceh Utara ini turut dihadiri oleh jajaran perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Kapolres Aceh Utara, Dandim 0103/Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Kantor Pertanahan, Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta para keuchik setempat.

## Target Kemandirian Pangan dan Energi Nasional

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan instrumen krusial dalam menjaga ketahanan nasional.

"Peresmian lima bendungan secara bersamaan menjadi simbol percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Ini diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi Indonesia menuju kemandirian pangan, air, dan energi," tegas Presiden Prabowo.

Senada dengan hal itu, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menyambut baik selesainya proyek besar ini. Ia optimistis kehadiran bendungan akan membawa lompatan besar bagi perekonomian daerah.

"Keberadaan bendungan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketersediaan air baku, mengurangi risiko banjir, serta membuka peluang pengembangan ekonomi baru di Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya," ujar Ismail.

## Spesifikasi dan Manfaat Bendungan Krueng Keureuto

Menjadi salah satu proyek infrastruktur sumber daya air terbesar di Provinsi Aceh, Bendungan Krueng Keureuto dibangun sejak tahun 2015 dan rampung pada 2024 dengan total nilai investasi mencapai Rp2,961 triliun.

Infrastruktur raksasa ini dirancang untuk menyuplai berbagai kebutuhan dasar dan strategis masyarakat melalui spesifikasi berikut Memiliki volume tampung sebesar 215,94 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 896,39 hektare dan tinggi bendungan 74 meter. Selain mengairi 14.695 hektare lahan sawah yang tersebar di tiga Daerah Irigasi (DI), yaitu DI Alue Ubay Kanan (4.646 ha), DI Alue Ubay Kiri (4.738 ha), dan DI Pase Kanan (5.614 ha).

Bendungan Krueng Keureutie dapat memasok kebutuhan air bersih sebesar 650 liter per detik untuk masyarakat di lima kecamatan (Paya Bakong, Tanah Luas, Pirak Timu, Matang Kuli, dan Lhoksukon), Dan mampu mereduksi potensi banjir pada kawasan seluas 627 hektare di Kecamatan Matang Kuli, Lhoksukon, dan Tanah Luas. Serta mendukung transisi energi hijau melalui potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 6,34 megawatt serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung yang diproyeksikan hingga 179,28 megawatt.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga aset strategis nasional ini bersama-sama demi keberlanjutan fungsi dan manfaatnya yang luas di masa depan. (tim/red) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image