Dukung Target Lifting Nasional, BUMD Aceh Timur PT ATEM Resmi Gandeng Medco E&P MALAKA Kelola Blok A
![]() |
| Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I. |
Jakarta I Gebrak24.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan mendongkrak ekonomi daerah memasuki babak baru. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Aceh Timur Energi dan Mineral (ATEM) resmi menjalin kemitraan strategis dengan raksasa migas nasional PT Medco E&P Malaka untuk optimalisasi produksi migas di Wilayah Kerja (WK) Blok A.
Penandatanganan perjanjian kerja sama bertajuk Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Produksi Sumur Minyak di Wilayah Kerja Blok A Aceh tersebut berlangsung khidmat pada Kamis, 1 Oktober 2026, di The Energy Building Lantai 38, Ruang Rimau, SCBD Lot 11A, Jakarta.
Kerja sama ini difokuskan pada reaktivasi dan optimalisasi sumur-sumur minyak potensial yang berada di bawah otoritas geografis Kabupaten Aceh Timur, yang selama ini belum berproduksi maksimal.
Peran Kunci Dirut PT ATEM, Pang Age
Keberhasilan BUMD daerah menembus kerja sama level hulu migas dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) kelas nasional ini tidak lepas dari kepemimpinan Direktur Utama PT ATEM, *Muntasir, S.E.I yang akrab disapa Pang Age.
Mantan kombatan yang dikenal memiliki kemampuan manajerial modern, transparan dan agile ini sukses membawa transformasi PT ATEM. Sejak dipercaya memimpin, Pang Age intens membangun diplomasi bisnis dengan kementerian teknis, SKK Migas, dan investor, sehingga memposisikan PT ATEM sebagai mitra tepercaya bagi Medco.
Di bawah kepemimpinannya, PT ATEM tidak lagi dipandang sebagai BUMD administratif, melainkan sebagai motor penggerak investasi daerah yang mampu bersaing di industri energi yang sangat kompetitif.
Visi Bupati Al-Farlaky: Energi untuk PAD dan Lapangan Kerja
Langkah progresif ini lahir berkat dukungan penuh dan visi besar Bupati Aceh Timur, *Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., http://M.Si.*
Bupati Al-Farlaky sejak awal kepemimpinannya secara konsisten menempatkan sektor energi sebagai stimulus utama kebangkitan ekonomi Aceh Timur. Ia memberikan pengawalan ketat dan dukungan regulasi penuh agar BUMD mampu mandiri dan profesional.
Bupati menegaskan, kerja sama ini didedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Aceh Timur.
"Kerja sama produksi minyak ini kita dedikasikan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan dan yang paling penting membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik Aceh Timur. Sumber daya alam Aceh Timur harus kembali untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Timur," tegas Bupati Al-Farlaky dalam keterangannya.
Topang Target Lifting Nasional 610 Ribu BPH
Secara nasional, sinergi PT ATEM - Medco E&P Malaka ini menjadi angin segar bagi upaya pemerintah mengejar target lifting minyak nasional sebesar *610.000 barel per hari (BPH)* yang dicanangkan Kementerian ESDM.
Reaktivasi sumur-sumur di Blok A diharapkan mampu menahan laju penurunan produksi alamiah (natural decline) dan memberikan tambahan lifting siap jual ke pasar domestik. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi profesional yang diinisiasi dari daerah mampu menjadi pilar penting dalam menekan impor minyak dan menjaga kedaulatan energi nasional.
Dengan resminya kerja sama ini, Kabupaten Aceh Timur kini resmi mencatatkan diri sebagai daerah yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain aktif dalam peta industri migas nasional. (rls/red)

