Menjaga Muruah Akademik: Integritas Ketua Jurusan Teknik Elektro Polmed di Era Disrupsi
Reporter: Ir. Martin Sembiring, S.T., M.T.
Medan I Gebrak24.com – Integritas kepemimpinan di institusi pendidikan vokasi kembali menjadi sorotan krusial. Hari ini, Kamis (12/3), momentum pengisian rencana Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Medan (Polmed) untuk menegaskan transparansi dan akuntabilitas administratif.
Penguatan standar etika dan integritas kepemimpinan tingkat jurusan dalam memastikan validitas data akademik dan kinerja dosen melalui sistem OSDM Kemdiktisaintek.
Ketua Jurusan Teknik Elektro Polmed Suprianto, S.T;M.T beserta seluruh jajaran Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di Lingkungan Kampus Polmed, Medan, Kamis, 12 Maret 2026.
Integritas seorang pimpinan jurusan adalah kunci utama untuk menjamin setiap proses akademik—mulai dari kurikulum hingga validasi lulusan—bebas dari potensi "bom waktu" hukum di masa depan. Kepemimpinan yang berintegritas menjaga marwah institusi di mata publik dan industri.
Pimpinan menjalankan prinsip "Verifikasi di Hulu" dengan menginstruksikan seluruh staf untuk menuntaskan kewajiban administrasi digital secara jujur dan tepat waktu. Hal ini bertujuan agar tidak ada beban administratif yang menggantung, sejalan dengan prinsip etika politik Bonum Commune (kepentingan umum).
*Analisis Pamong Pancasila:*
Wartawan senior Gebrak24 yang juga purnabakti dosen Polmed, Ir. Martin Sembiring, S.T., M.T., dalam laporannya menekankan bahwa Ketua Jurusan harus berperan sebagai Pamong. Ia bukan sekadar manajer, melainkan figur yang memastikan keadilan sosial dan kebenaran informasi tegak di lingkungan kampus.
"Pemimpin di Teknik Elektro harus menjadi teladan integritas. Jangan biarkan ada celah bagi ketidakpastian informasi yang bisa merugikan institusi di kemudian hari," tegas Martin.
Semangat ini merupakan implementasi nyata dari etos kerja PakJaras (Pekerja Keras Penuh Akal) demi pengabdian tanpa batas. ***


