Rangkul 2,5 Juta Warga Medan, Mbelin Sembiring Brahmana Gagas Gerakan "Silaturahmi Lintas Etnis & Agama"
0 menit baca
![]() |
| Ilustrasi |
Medan I Gebrak24.com – Ketua Umum DPP Pemuda Merga Silima (PMS), Mbelin Sembiring Brahmana, resmi meluncurkan inisiatif strategis bertajuk "Silaturahmi Lintas Etnis & Agama". Langkah besar ini diambil sebagai respons atas dinamika Kota Medan yang kini berkembang menjadi metropolitan multietnis terbesar di wilayah Barat Indonesia.
Sebagai pemimpin organisasi yang mewarisi semangat Guru Patimpus Sembiring Pelawi (pendiri Medan), Mbelin memandang perlunya wadah solid untuk menyatukan lebih dari 2,5 juta jiwa warga Medan
Menyatukan Mozaik Multi-Etnis
Dalam keterangannya, Mbelin menekankan bahwa kekuatan utama Medan terletak pada keberagaman sukunya yang unik. Forum ini dirancang untuk menghadirkan representasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari:
- Suku Karo & Melayu: Sebagai pilar sejarah dan penduduk asli (indigenous).
- Suku Jawa: Sebagai entitas populasi terbesar (±33%).
- Rumpun Batak (Toba, Mandailing, Angkola, Simalungun): Sebagai motor penggerak profesional dan sosial.
- Suku Tionghoa & Minangkabau: Sebagai penggerak utama urat nadi perekonomian kota.
- Suku Nias, Pakpak, Aceh, dan India (Tamil): Yang semakin memperkaya komposisi sosial budaya Medan modern.
Harmonisasi Enam Agama
Selain etnis, aspek keyakinan menjadi pilar utama gerakan ini. Mbelin mengajak tokoh-tokoh dari MUI, PGI, Keuskupan Agung, Walubi, PHDI, dan Matakin untuk duduk bersama menjaga kondusifitas kota.
Data menunjukkan potret keberagaman agama di Medan yang sangat dinamis, mulai dari Islam (±68%), Kristen & Katolik (±25%), Buddha (±8%), hingga komunitas Hindu dan Khonghucu.
"Di Medan, perbedaan agama dalam satu keluarga adalah hal biasa, terutama di kalangan warga Karo dan Batak. Semangat toleransi keluarga inilah yang ingin kita bawa ke level kota sebagai wujud nyata Pamong Pancasila," tambahnya.
Visi Kedaulatan untuk Rakyat
Tak sekadar seremonial, forum ini juga menyentuh aspek kedaulatan ekonomi. Mbelin berharap kolaborasi tokoh etnis dan agama ini mampu menjadi benteng sosial bagi kaum Marhaen (masyarakat bawah) di tengah arus globalisasi.
Visi besarnya adalah memastikan pembangunan di Medan tetap berpihak pada rakyat kecil dan menjadi barometer nasional dalam pengelolaan kerukunan. Rencana pertemuan akbar ini pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan yang merindukan persatuan nyata di Sumatera Utara. ***
Kontak Media:
- Sekretariat DPP Pemuda Merga Silima (PMS)
- Media Partner: Media Online Gebrak24


