Antisipasi Dampak Kisruh JKA, Puskesmas Nisam Antara Jemput Bola Aktifkan BPJS Warga
Aceh Utara I Gebrak24.com – Puskesmas Nisam Antara mengambil langkah cepat menghadapi dampak pembatasan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) akibat Pergub Nomor 2 Tahun 2026. Petugas medis dikerahkan langsung ke desa-desa untuk mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan warga yang mendadak nonaktif.
Langkah jemput bola ini resmi berjalan hari ini, Jumat (22/5/2026).
Program ini menyasar seluruh dusun di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, guna memotong jalur birokrasi yang rumit.Kepala Puskesmas Nisam Antara, Epi Aprianti, SKM, menegaskan bahwa urusan administrasi tidak boleh menjadi penghalang warga untuk berobat.
"Kami turun langsung agar masyarakat tidak kesulitan saat membutuhkan pengobatan. Pengaktifan kembali BPJS harus dipermudah, bukan dipersulit," ujar Epi, Jumat (22/5/2026).
Syarat dan Lokasi Pengaktifan BPJSSebagai langkah awal, posko pelayanan jemput bola ini dipusatkan di dua gampong (desa), yaituvGampong Blang Jrat, Gampong Darussalam.
Petugas secara bertahap akan memperluas jangkauan ke seluruh desa di Kecamatan Nisam Antara. Warga yang ingin mengaktifkan kembali kartu BPJS mereka hanya perlu membawa dokumen berikut Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK)Kartu BPJS kesehatan lama, Nomor telepon yang aktif
Untuk mempercepat proses pendataan, pihak puskesmas juga telah menyurati para geuchik (kepala desa) setempat. Aparatur desa diminta aktif mengoordinasikan warga di wilayah masing-masing agar target pendataan tercapai secara merata.
Kondisi di lapangan menunjukkan banyak warga Nisam Antara kehilangan akses gratis sejak berlakunya aturan pembatasan JKA. Meski regulasi Pergub tersebut kini telah dicabut, status kepesertaan BPJS banyak warga terlanjur nonaktif dan memerlukan proses pengaktifan ulang.
Bagi masyarakat pedalaman seperti Nisam Antara, inisiatif ini dinilai sangat krusial. Keterlambatan penanganan medis akibat masalah administrasi taruhannya adalah keselamatan jiwa warga. (tim/red)

