BREAKING NEWS


 


 

Pahlawanku Syuhada

 


Umar A Pandrah

Langkahku pelan di tanah leluhur
menyapa nisan tak bertanya siapa
di sini tidur ditanah leluhur Iskandar Muda
yang menukar dunia cinta pada-Nya.

Rumput berbisik angin membawa salam
katanya: "kami hidup, meski jasad terpendam"
tak ada tangis hanya takbir yang dalam
mengalir dari lidah bumi ke langit yang kelam.

Kubasuh batu dengan air mata dan doa,
ku eja nama tak lekang oleh masa.
wahai syuhada, ajarkan kami setia pejuang
pada jalan lurus meski duri meraja.

Kami ziarah bukan sekadar lewat
tapi menagih janji pada diri yang sesat.
agar langkah tak lagi memberat,
menuju negeri yang engkau rebut dengan syahadat

Anak cucu mu jadi saksi
di sini iman tak mati ia bersemi
dan setiap Fatihah yang kami baca kini
Adalah bunga yang kalian tanam di taman syurga.

Cot Batee Geulungku Medio Mei 2026
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar