BREAKING NEWS

Misa Malam Minggu di Taman Doa Bunda Maria Ratu: Pastor Efran Sinaga Ajak Umat Menemukan Peristirahatan Sejati dalam Pelukan Bunda Maria

 


Medan I Gebrak24.com - Pada Sabtu (4/7/2026) – Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti Panggung Bunda Maria di Taman Doa Bunda Maria Ratu, Paroki Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B, Keuskupan Agung Medan, saat umat Katolik mengikuti Misa Malam Minggu yang dimulai tepat pukul 18.30 WIB.

Di bawah langit senja yang teduh, umat dari berbagai lingkungan berkumpul dalam Perayaan Ekaristi untuk memuji Tuhan, menyerahkan segala beban kehidupan, sekaligus memperbarui iman dan harapan. Keheningan taman doa yang berpadu dengan suasana alam menghadirkan pengalaman rohani yang mendalam, mengajak setiap orang sejenak melepaskan diri dari hiruk-pikuk kehidupan dan menemukan damai dalam hadirat Allah.

Dalam homilinya, RD. Shan Efran Sinaga, Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B, mengajak umat agar tidak memikul persoalan hidup seorang diri. Ia menegaskan bahwa di dalam pelukan Bunda Maria, setiap beban kehidupan dapat diserahkan kepada Tuhan sehingga dapat dihadapi dan diatasi dengan penuh iman.

Pastor Efran mengingatkan bahwa Bunda Maria senantiasa menjadi ibu yang mengantar setiap doa umat kepada Putranya, Yesus Kristus. Karena itu, setiap orang diajak datang apa adanya, membawa luka, kegelisahan, dan pergumulan hidup dengan keyakinan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya.

Pesan tersebut selaras dengan sabda Yesus dalam Injil Matius 11:28:

> "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu."

Menurut Pastor Efran, kelegaan yang dijanjikan Kristus bukan sekadar istirahat jasmani, melainkan pemulihan hati dan jiwa yang memberikan kekuatan baru untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan. Di hadapan Bunda Maria, umat diajak belajar berserah kepada kehendak Allah, hidup dalam kerendahan hati, serta tetap setia memikul salib bersama Kristus.

Patung Bunda Maria Ratu yang menjadi pusat Taman Doa menghadirkan simbol kasih keibuan yang merangkul setiap orang tanpa membedakan latar belakang maupun pergumulannya. Di tempat ini, umat percaya bahwa tidak ada doa dan air mata yang sia-sia ketika dipersembahkan dengan penuh iman kepada Tuhan.

Taman Doa Bunda Maria Ratu merupakan bagian dari kompleks Paroki Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B, yang berada di bawah naungan Keuskupan Agung Medan. Taman doa ini diberkati pada 12 April 2026, bersamaan dengan peresmian pastoran dan peningkatan status Kuasi Paroki menjadi Paroki. Sejak saat itu, kawasan ini menjadi salah satu pusat doa dan ziarah bagi umat Katolik di Kota Medan dan sekitarnya.

Kesan Martin: "Tempat yang Menguatkan Hati"

Salah seorang umat yang mengikuti Perayaan Ekaristi, Martin Sembiring, mengaku memperoleh pengalaman rohani yang mendalam saat mengikuti Misa di Taman Doa Bunda Maria Ratu.

Menurut Martin, suasana alam yang tenang dipadukan dengan kehadiran Panggung Bunda Maria menghadirkan rasa damai yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

"Saat memasuki Taman Doa, saya merasakan suasana yang berbeda. Hati menjadi lebih tenang dan pikiran yang sebelumnya dipenuhi berbagai persoalan perlahan berubah menjadi penuh harapan. Homili Pastor Efran semakin menguatkan keyakinan saya bahwa tidak ada beban yang terlalu berat ketika kita menyerahkannya kepada Tuhan melalui pelukan kasih Bunda Maria," ungkap Martin.

Ia berharap semakin banyak umat, khususnya kaum muda dan keluarga muda, memanfaatkan Taman Doa sebagai tempat berdoa, berefleksi, dan membangun relasi yang lebih dekat dengan Tuhan.

"Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, kita membutuhkan tempat untuk berhenti sejenak, berdoa, dan mendengarkan suara Tuhan. Taman Doa Bunda Maria Ratu adalah salah satu tempat yang menghadirkan pengalaman itu," tambahnya.

Undangan untuk Umat

Melalui Misa Malam Minggu yang dirayakan secara rutin setiap Sabtu, Gereja terus mengajak umat untuk mengalami keheningan, mempererat persaudaraan, serta menemukan peristirahatan sejati dalam kasih Kristus melalui pelukan Bunda Maria.

Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki mengundang seluruh umat Katolik untuk hadir dalam Perayaan Ekaristi Misa Malam Minggu di Panggung Bunda Maria, Taman Doa Bunda Maria Ratu, setiap hari Sabtu, tepat pukul 18.30 WIB. Mari datang bersama keluarga dan orang-orang terkasih untuk menyerahkan setiap beban kehidupan kepada Tuhan serta memperoleh damai, pengharapan, dan kekuatan baru melalui Sabda Allah dan Ekaristi.

"Datang membawa beban, pulang membawa pengharapan." Semoga setiap langkah menuju Taman Doa Bunda Maria Ratu menjadi langkah menuju perjumpaan yang semakin mendalam dengan Kristus, melalui kasih keibuan Bunda Maria yang selalu mendampingi perjalanan iman umat. (MS) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image