BREAKING NEWS

Sumbangsih Pemikiran, Dosen Antropologi Unimal Luncurkan Buku Panduan Kebijakan Bencana

 


Banda Aceh I Gebrak24.com – Dosen Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Malikussaleh, Dr Ibrahim Chalid, meluncurkan buku berjudul "Kebijakan Bencana: Proses Pengambilan Kebijakan Publik dalam Keadaan Krisis". Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kantor Regional Banda Aceh, yang berlangsung di Aula kantor LAN Banda Aceh, pada Sabtu (11/7/2026).

Buku tersebut mengulas secara komprehensif proses pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan publik ketika pemerintah menghadapi situasi krisis, khususnya bencana. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah, aparatur sipil negara (ASN), akademisi, maupun masyarakat dalam memahami tata kelola kebijakan pada kondisi darurat.

Peluncuran buku dihadiri Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Dr Muhammad Taufiq, DEA, yang juga menjadi salah satu penulis dalam buku tersebut. Turut hadir Kepala LAN Aceh, Said Fadhil, MM, serta sejumlah pejabat pemerintah, akademisi, praktisi, dan pegiat literasi dari berbagai daerah di Aceh.

Dalam sambutannya, Ibrahim Chalid menjelaskan bahwa buku tersebut lahir dari kebutuhan akan referensi yang membahas bagaimana negara dan pemerintah daerah mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur ketika menghadapi bencana maupun situasi darurat.

"Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi para pembuat kebijakan, ASN, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam memahami proses pengambilan kebijakan di tengah kondisi krisis," ujarnya.

Sementara itu, Kepala LAN RI, Dr Muhammad Taufiq, menekankan pentingnya membangun budaya literasi di lingkungan birokrasi. Menurutnya, karya ilmiah yang berbasis riset dan pengalaman lapangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas ASN untuk menghasilkan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

"Peluncuran buku ini bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari proses belajar yang berkelanjutan. Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga melahirkan gagasan, karya, dan solusi atas persoalan nyata. Buku ini menjadi salah satu contoh bagaimana pengalaman di lapangan dapat didokumentasikan menjadi pengetahuan yang bermanfaat. Saya mengajak ASN dan semua pihak untuk terus menulis dan berkarya agar pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama," kata Muhammad Taufiq.

Pada kesempatan yang sama, Kepala LAN Aceh, Said Fadhil, berharap Kantor LAN Banda Aceh dapat terus menjadi ruang yang mendorong lahirnya karya-karya ilmiah dan pemikiran kritis dari kalangan akademisi maupun praktisi di Aceh.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi, sesi tanya jawab, serta penandatanganan buku oleh para penulis. ***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image