BREAKING NEWS

 


Anggaran Rehab Masjid Baiturrahim Jeunieb Simpang Siur, Ketua PSI Aceh Desak Kejelasan Pemerintah


Bireuen I Gebrak24.com - Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, mendesak pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka mengenai status anggaran rehabilitasi Masjid Baiturrahim di Gampong Matang Nibong, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen. Langkah ini dinilai penting menyusul beredarnya kabar bahwa program perbaikan masjid kecamatan tersebut terancam batal.

"Status anggaran dan prosesnya perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk jika ada kendala administrasi atau teknis. Langkah klarifikasi ini harus dilakukan berdasarkan data dan dokumen resmi agar tidak menimbulkan informasi yang simpang siur di tengah warga," ujar Anwar Tgk Rabo, Minggu (20/9/2026).


Hingga saat ini, informasi mengenai pembatalan alokasi dana tersebut memang belum terverifikasi secara independen. Oleh karena itu, kepastian mengenai tahapan rehabilitasi masih menunggu konfirmasi resmi dari instansi pemerintah terkait. Kondisi Masjid Memprihatinkan, Jamaah TergangguMasjid Baiturrahim yang telah berdiri sejak tahun 1984 ini dilaporkan dalam kondisi yang membutuhkan perbaikan mendesak. 

Menurut penuturan panitia pembangunan, atap masjid yang memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi ini sudah mulai keropos dan bocor saat hujan turun.Selain belum memiliki plafon di sebagian bangunannya, rembesan air hujan juga kerap membuat lantai masjid menjadi licin. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat Jeunieb saat beribadah.

"Kalau hujan, bocor di mana-mana. Jamaah terpaksa harus menggeser saf mereka karena sajadah basah terkena air. Padahal ini adalah masjid kecamatan yang seharusnya bisa menjadi contoh," keluh salah seorang panitia pembangunan, Minggu (20/9/2026).

Panitia sangat berharap agar rencana rehabilitasi ini tetap berjalan sesuai program yang telah direncanakan pemerintah. Namun, jika memang terdapat kendala administratif atau teknis yang memicu isu pembatalan, pihak panitia meminta transparansi dari pihak berwenang.

Di sisi lain, sempat beredar kabar mengenai adanya seorang jamaah yang terpeleset di area masjid hingga meninggal dunia. Kendati demikian, kebenaran peristiwa tersebut, kronologi, maupun keterkaitannya dengan kondisi lantai masjid yang licin belum dapat dipastikan karena belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga, pengurus masjid, maupun otoritas setempat.Masyarakat kini berharap pemerintah segera turun tangan memberikan kepastian.

 "Masyarakat berhak mengetahui apakah anggaran itu sudah dialokasikan, masih dalam proses, atau memang ada kendala yang menyebabkan program tersebut terancam batal," pungkas Anwar.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan ataupun konfirmasi resmi dari otoritas terkait mengenai status anggaran rehabilitasi Masjid Baiturrahim Jeunieb. (R/red/ops/mi). 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image