Bupati Ismail A. Jalil Buka Milad 8 Abad Samudera Pasai: Sukses Digelar Tanpa Dana APBD dan Pastikan Jadup Banjir Cair
Aceh Utara I Gebrak24.com – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, secara resmi membuka rangkaian peringatan Milad ke-800 Kerajaan Samudera Pasai. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan Landing, tepat di depan Kantor Bupati Aceh Utara.
Mengusung tema “Merawat Tradisi Pasai, Membangkitkan Aceh Utara Mulia”, festival kebudayaan dan pameran Piasan Pase ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 6 hingga 13 September 2026.
Kemeriahan acara langsung menyedot perhatian publik, di mana ribuan warga memadati arena untuk melihat berbagai stan pameran dari Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), BUMN, serta pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Bupati Ismail A. Jalil menekankan bahwa usia delapan abad merupakan momentum penting untuk meneguhkan rasa bangga terhadap sejarah. Ia berharap kejayaan masa lalu Samudera Pasai sebagai pusat peradaban Islam dan jalur perdagangan dunia dapat menginspirasi generasi muda.
"800 tahun Samudera Pasai adalah pengingat bagi kita semua. Nilai-nilai keluhuran adat dan ketangguhan masa lalu harus menjadi inspirasi bersama untuk membangun masa depan Aceh Utara yang lebih maju, mulia, dan sejahtera," ujar Ayah Wa.
Menariknya, Bupati memastikan bahwa seluruh rangkaian acara yang digelar selama tujuh hari tujuh malam ini sama sekali tidak menggunakan anggaran daerah. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para donatur, pengusaha, dan masyarakat yang telah menyukseskan acara melalui semangat gotong royong.
“Kegiatan yang dilaksanakan pada malam berbahagia ini tidak menggunakan anggaran APBD serupiah pun,” tegas Bupati.
Tidak hanya merayakan sejarah, momen ini juga membawa kabar baik bagi warga yang sedang tertimpa musibah. Sebagai wujud kepedulian nyata, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir baru-baru ini agar mereka dapat segera bangkit.
“InsyaAllah senin depan semua masyarakat Aceh Utara yang terdampak sudah bisa pergi ke pos untuk mengambil jadup,” pungkas Ayah Wa di akhir pidatonya.

