BREAKING NEWS


 


 

Coba Refleksi Kembali Perjalanan Pi Network dari 2019-2026

Philipus B Sindhi, ST


Medan I Gebrak24.com - Pengamat teknologi digital,.Philipus B Sundhi, ST mencoba merefleksikan kembali perjalanan Pi Network dari tahun 2019 sampai saat ini 2026 

Artinya, merenungkan kembali pengalaman, tindakan atau kejadian yang telah berlalu, mencoba memahami makna dan meningkatkan kualitas diri para pioner terutama di bidang teknologi di Pi Network.

Soalnya, Ketua Komunitas Pi Network Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur ini melihat begitu dahsyatnya eksperimen penambangan kripto melalui sebuah ponsel yang  bakal menjadi ekonomi digital cripto. Ternyata bisa digunakan sebagai alat barter  barang dan jasa.

Bukan hanya itu, bahkan sebagai alat transaksi di tengah masyarakat dunia.  Philipus melihat Pi Network kini terus melakukan pengembangan ekosistem  luar biasa secara mapan sekaligus membangun utilitas nyata, defi,dapps dalam teknologi Blokchain +Ai+web3.

"Ya, proyek  Pi Network ini merupakan tonggak sejarah baru yang terus bergerak maju secara senyap dari core team dengan diintegrasi V.19 ,V22, V23. Kemudian nanti dilanjukan V25.V26 Bukankah  integrasi  luar biasa ?," kata Philipus saat berbincang dengan awak media ini, Selasa 12/5/2026.

Koin Pi

Ini fondasi dasar agar kita sebagai pioner lanjut  Philipus  bisa menggunakan koin pi di aplikasi secara penuh. Apakah di ekosistem maupun di luar ekosistem.Soalnya di versi 23 smart kontrak otomatis Ai akan berjalan secara penuh dengan 420 ribu node aktif di Pi Network.

 Philipus yang juga Ketua Komunitas Pi Network Medan ini mengakui bahwa keraguan pioner selama ini tentang apakah koin pi bisa di pakai secara nyata. Benarkah berlaku sebagai alat transaksi dan pembayaran  di seluruh dunia ?

"Saya secara pribadi sangat bersyukur atas suksesnya pembangunan proyek Pi Network. Betapa tidak, boleh dibilang belum ada teknologi digital setara Pi Network sekarang.. Selama ini belum ada krypto yang bisa di pakai secara langsung di aplikasi'" ujar Philipus, alumnus UMSU Medan.

 Terlebih lanjutnya koin pi akan menjadi mata uang digital atas kerjasama dengan uang fiat di seluruh dunia  Dalam consensus 2026 di Miami pada 6-7 Mei kemarin pendiri Pi Network Dr Nicolas Kokkalis dan  Dr Chengdiao Fan  dengan tegas menyatakan  Pi Network tidak di bangun untuk mengejar keuntungan dengan harga naik turn di bursa.

Tapi Pi Network  di bangun untuk pengguna nyata di masyarakat dunia dengan harapan dan cita-cita secara terus menerus dalam jangka pajang. Pendiri Pi Network  yang keduanya alumnus Universitas Standford ini juga tidak berbicara tentang harga koin pi  maupun tentang grafik kenaikan harga.

 "Tapi berbicara tentang visinya yang luar biasa.  Bagaimana token pi diciptakan untuk kegunaan nyata dalam kehidupan sehari -hari bermanfaat di seluruh dunia dan di gunakan secara terus menerus  untuk membeli kebututuhan pokok ,bayar tagihan listrik,pulsa,ticket pesawat,sewa rumah,bayar sekolah anak.bayar biaya rumah sakit,semua memapakai coin pi," papar Philipus.

Berbicara tentang Consensus 2026 di Miami, Philipus melukiskan, pendiri Pi Network  telah menyampaikan visi jangka panjang  untuk dunia di tengah era artificial  intelligence (Ai). Peran Ai sangat luar biasa. Tak heran,  berbagai perusahaan dan perkantoran menggunakan Ai PI Network 

"Sekarang sadar atau tidak menggunakan Ai  untuk memudahkan pekerjaan manusia dan menghemat dari segi biaya. Tapi bukankah dengan teknologi ini banyak juga merugikan jika  tidak digunakan secara bijaksana," kata Philipus, pensiunan staf salah satu BUMN ini

 Dia menyebutkan,  ada juga yang memanipulasi dengan menggunakan Ai. Sebagai contoh mengganti wajah.Teknologi AI dapat mengganti wajah manusia melalui proses yang dikenal sebagai Face Swap. Secara teknis, AI menggunakan algoritma pembelajaran mendalam (deep learning) untuk mendeteksi fitur wajah pada foto asli, lalu memetakan dan menggabungkan fitur wajah target ke posisi tersebut secara otomatis.

Philipus menyebutkan, pendiri Pi Network menyampaikan visi Pi  Network jangka panjang  dengan Blockchain + Ai+ manusia Asli menferifikasi KYC data  asli manusia dengan bekerjasama dengan Ai   sehingga mendapatkan informasi yang benar dan asli.

"Hal ini  membuat dunia gempar karena  bukan sekadar wacana tetapi nyata komunitas Pi Network sekitar 65 juta di dunia sudah memiliki KYC sebanyak 18 juta orang.Bukankah  ini aset paling berharga  dimiliki Pi Network. Bahkan tidak di miliki komunitas.atau prusahaan  sejwnis di dunia," kata Philipus.

 Dia menyebutkan teknologi Belokan ,Ai,Web 3 bisa  dibuat tercanggih  tapi aset manusia yang terindikasi KYC secara asli itu sangat mahal nilainya ini.  Hal ini sudah  Pi Network lakukan  bahkan sistem yang dijalankan Pi Network di dukung oleh ,perusahaan besar di dunia sehingga membuat nilai pi akan sangat tinggi

"Tak heran,  nanti semua menggunakan cara pi Network untuk KYC  di dunia. Dukungan dan kepercayaan terhadap PI Network   membahagiakan kita sebagai pioner karena apalagi koin pi banyak digunakan di seluruh dunia. Kami berharap pioner yang sudah  bergabungng di Pi Network tetap semangat menambang pi sudah pasti harganya akan tinggi. Sekarang i yang penting koin pi bisa digunakan untuk di seluruh dunia," pungkas Philipus B Sundhi.(bachtiar adamy)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar