Curah Hujan Tinggi, Dua Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir
Aceh Utara I Gebrak24.com - Curah hujan yang sangat deras selama dua hari membuat beberapa kecamatan di wilayah hukum polres aceh utara terendam banjir, hal ini membuat jajaran Polres Aceh Utara dan Polsek melakukan monitoring debit air untuk mengantisipasi masyarakat yang terjebak akan dampak banjir, Kamis (14/5/2026).
Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara yakni kecamatan matang kuli dan kecamatan pirak timu akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam dua hari terakhir.
Bencana tersebut menyebabkan luapan sungai krueng keureto dan krueng pirak hingga merendam permukiman warga.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H. melalui kasi humas Akp Bambang menyampaikan bahwa Polres Aceh Utara dan Polsek jajaran yang terdampak banjir akan terus memonitoring debit air untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Curah hujan tinggi selama dua hari terakhir mengakibatkan debit air krueng keureto dan krueng pirak meningkat hingga meluap ke permukiman masyarakat,” ujarnya
Amatan tribratanews, adapun empat gampong di kecamatan matangkuli yang terendam yakni gampong pante pirak, lawang, matang munye, dan lubuk pirak. Begitu juga lima gampong di kecamatan pirak timu yang terendam ialah gampong meunye tujoh, teupin U, ceumeucet, leupe dan gampong krueng pirak dengan ketinggian debit air rata-rata 30-40 cm.
"Saat ini hujan sudah berhenti namun tidak menutup kemungkinan jika curah hujan terus tinggi di hulu, rumah warga di kemukiman dan gampong yang lain akan ikut terdampak." Pungkas kasi humas
Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. ***

